Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Puasa dan Self-Regulation dalam Membentuk Cara Berpikir Ilmiah

H

Advertisement

Advertisement

Fitriyah Ika Astutik, M.Pd., Dosen Fakultas Tarbiyah IAI Al-Khairat Pamekasan
Fitriyah Ika Astutik, M.Pd., Dosen Fakultas Tarbiyah IAI Al-Khairat Pamekasan

Advertisement

Oleh Fitriyah Ika Astutik, M.Pd.

 

RAMADAN sering dipahami sebagai ibadah yang berorientasi pada dimensi spiritual semata yaitu menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Namun, sebagai dosen yang mengampu Mata Kuliah Pembelajaran IPA sekaligus mahasiswa S-3 Pendidikan Sains, saya melihat puasa lebih dari sekadar ritual keagamaan.

Ia adalah proses pendidikan karakter yang sistematis, terutama dalam melatih pengendalian diri (self-regulation), yang justru menjadi fondasi penting dalam membangun cara berpikir ilmiah.

Dalam pengalaman saya mengajar Pembelajaran IPA, sering kali saya mendapati mahasiswa lebih berorientasi pada hasil akhir dibandingkan proses ilmiah itu sendiri.

Ketika melakukan simulasi praktikum atau merancang pembelajaran berbasis eksperimen, sebagian mahasiswa ingin segera mengetahui jawaban benar tanpa melalui tahapan pengamatan yang teliti.

Mereka cenderung tergesa-gesa menyimpulkan sebelum data benar-benar dianalisis secara mendalam. Padahal, dalam sains, proses adalah inti dari pembelajaran.

Berpikir ilmiah bukan sekadar kemampuan memahami teori atau menghafal konsep. Ia mencakup sikap objektif, kesabaran dalam menguji hipotesis, ketelitian dalam mengumpulkan data, serta keberanian merevisi kesimpulan ketika ditemukan bukti baru.

Semua itu membutuhkan pengendalian diri. Tanpa kemampuan mengatur dorongan untuk cepat selesai atau cepat benar, proses ilmiah dapat kehilangan maknanya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Asah Siswa SMPN 1 Pademawu Berpikir Kritis

Asah Siswa SMPN 1 Pademawu Berpikir Kritis

Kepala SMP Negeri 1 Pademawu Syaiful Rizal berharap dengan pelatihan jurnalistik ini dapat mengasah kemampuan siswa dalam berpikir kritis dan menyikapi informasi yang mereka terima.

Ansari: Pesantren Fondasi Hadapi Era Digital

Ansari: Pesantren Fondasi Hadapi Era Digital

Anggota Komisi VIII DPR RI Ansari mengingatkan, budaya literasi harus terus diperkuat. Masyarakat dituntut mampu berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum teruji kebenarannya.

Bupati Kholil Lepas Ribuan CJH, Imbau Jaga Kesehatan dan Bersabar

Bupati Kholil Lepas Ribuan CJH, Imbau Jaga Kesehatan dan Bersabar

Buapti Kholil mengingatkan calon jemaah haji untuk perbanyak salawat dan luruskan niat. Jaga kesehatan dan prioritaskan rukun wajib.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer