Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rektor IAIN Madura Dr. Syaiful Hadi, M.Pd. mengatakan, semua mahasiswa yang sudah diwisuda diharapkan mempertahankan karakter sebagai insan religius. Juga mampu bersaing dan berkolaborasi dengan masyarakat. ”Jadi itu yang menjadi semangat kita untuk mengantarkan mereka ke kampus kehidupan yang lebih luas lagi,” ucapnya.

Alumni IAIN Madura harus mampu menjadi solusi di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Misalnya, menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi secara personal, sehingga tidak bergantung pada sektor-sektor formal. Sebaliknya, harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan semangat kewirausahaan.
Orang nomor satu di IAIN Madura itu menambahkan, wisudawan sudah mendapatkan pengalaman hidup yang baik, serta pengetahuan yang terstruktur dan sistematis. Hal itu sebagai bekal untuk menghadapi kehidupan belajar yang lebih luas di tengah-tengah masyarakat.
Syaiful Hadi berharap 319 mahasiswa yang diwisuda itu mampu menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama empat tahun. Pihaknya telah menyiapkan tempat magang dan posisi bagi wisudawan berprestasi. ”Akan segera kami buat pengumuman bagi yang mau berkontribusi atas kemajuan IAIN Madura ini,” tegasnya.
Para alumni juga melanjutkan pendidikannya di IAIN Madura. Sebab, satu-satunya kampus negeri di Kota Gebang Salam tersebut telah membuka program pascasarjana. ”Karena kita mempunyai program pascasarjana, jadi mereka bisa melanjutkan pendidikannya sesuai dengan keinginan teman-teman alumni di strata satu,” katanya.
Mantan ketua kode etik IAIN Madura itu mengatakan, alumni menjadi corong dari kampus. Peran alumni sangat diharapkan dalam mendukung program IAIN Madura. Termasuk, rencana perubahan dari IAIN menuju UIN. Salah satunya, dengan mengajak calon mahasiswa untuk bergabung dengan IAIN Madura ini.
Pada kesempatan tersebut, Syaiful secara resmi mengembalikan mahasiswa kepada orang tua atau wali mahasiswa. Dia mengucapkan banyak terima kasih kepada mereka telah memberikan kepercayaan kepada IAIN Madura untuk mendidik, membimbing, dan membentuk karakter mahasiswa.
Kepada mahasiswa, Syaiful berpesan untuk menjaga nama baik kampus di tengah-tengah masyrakat. Juga menerapkan apa yang sudah didapat selama empat tahun belajar di IAIN Madura. ”Tetaplah jadi insan yang religius, kompetitif, dan kolaboratif, serta bisa menjaga nama baik almamater,” tandasnya. (ail/han)
Advertisement
Advertisement
Radar MaduraIkuti
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement




