Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IAIN Madura Wisuda 319 Mahasiswa dan 34 Orang Program Magister

A
Penulis: Abdul Basri❯
SIMBOLIS: Rektor IAIN Madura Dr. Syaiful Hadi, M.Pd. memindahkan tali toga wisudawati, Sabtu (6/5). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)
SIMBOLIS: Rektor IAIN Madura Dr. Syaiful Hadi, M.Pd. memindahkan tali toga wisudawati, Sabtu (6/5). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)
PAMEKASAN – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menggelar wisuda Program Sarjana XXXVI dan Program Magister XVI Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023. Kegiatan tersebut digelar selama dua hari di auditorium kampus pada Sabtu (6/5) dan Minggu (7/5). Terdapat 319 mahasiswa yang dikukuhkan dalam prosesi wisuda tersebut. Terdiri dari 34 mahasiswa program magister dan 285 mahasiswa strata satu.

Rektor IAIN Madura Dr. Syaiful Hadi, M.Pd. mengatakan, semua mahasiswa yang sudah diwisuda diharapkan mempertahankan karakter sebagai insan religius. Juga mampu bersaing dan berkolaborasi dengan masyarakat. ”Jadi itu yang menjadi semangat kita untuk mengantarkan mereka ke kampus kehidupan yang lebih luas lagi,” ucapnya.

Photo
Photo
WIBAWA: Rektor IAIN Madura Dr. Syaiful Hadi, M.Pd. ketika menyampaikan sambutan di acara wisuda Program Sarjana XXXVI dan Program Magister XVI Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023, Sabtu (6/5). (LAILIYATUN NURIYAH/JPRM)

Alumni IAIN Madura harus mampu menjadi solusi di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Misalnya, menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi secara personal, sehingga tidak bergantung pada sektor-sektor formal. Sebaliknya, harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan semangat kewirausahaan.

Orang nomor satu di IAIN Madura itu menambahkan, wisudawan sudah mendapatkan pengalaman hidup yang baik, serta pengetahuan yang terstruktur dan sistematis. Hal itu sebagai bekal untuk menghadapi kehidupan belajar yang lebih luas di tengah-tengah masyarakat.

Syaiful Hadi berharap 319 mahasiswa yang diwisuda itu mampu menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama empat tahun. Pihaknya telah menyiapkan tempat magang dan posisi bagi wisudawan berprestasi. ”Akan segera kami buat pengumuman bagi yang mau berkontribusi atas kemajuan IAIN Madura ini,” tegasnya.

Para alumni juga melanjutkan pendidikannya di IAIN Madura. Sebab, satu-satunya kampus negeri di Kota Gebang Salam tersebut telah membuka program pascasarjana. ”Karena kita mempunyai program pascasarjana, jadi mereka bisa melanjutkan pendidikannya sesuai dengan keinginan teman-teman alumni di strata satu,” katanya.

Mantan ketua kode etik IAIN Madura itu mengatakan, alumni menjadi corong dari kampus. Peran alumni sangat diharapkan dalam mendukung program IAIN Madura. Termasuk, rencana perubahan dari IAIN menuju UIN. Salah satunya, dengan mengajak calon mahasiswa untuk bergabung dengan IAIN Madura ini.

Pada kesempatan tersebut, Syaiful secara resmi mengembalikan mahasiswa kepada orang tua atau wali mahasiswa. Dia mengucapkan banyak terima kasih kepada mereka telah memberikan kepercayaan kepada IAIN Madura untuk mendidik, membimbing, dan membentuk karakter mahasiswa.

Kepada mahasiswa, Syaiful berpesan untuk menjaga nama baik kampus di tengah-tengah masyrakat. Juga menerapkan apa yang sudah didapat selama empat tahun belajar di IAIN Madura. ”Tetaplah jadi insan yang religius, kompetitif, dan kolaboratif, serta bisa menjaga nama baik almamater,” tandasnya. (ail/han)

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sumpah Pemuda Bukan Seremoni, Mahasiswa Harus Berperan Aktif

Sumpah Pemuda Bukan Seremoni, Mahasiswa Harus Berperan Aktif

Kepala Bidang PTKP HMI Cabang Pamekasan Muzammil mengatakan, keterlibatan kader dalam pembicaraan publik merupakan salah satu bentuk kontribusi HMI sebagai bagian dari masyarakat sipil.

UNIPDU Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Dempol, Edukasi Obat dan Kesehatan Gigi Anak

UNIPDU Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Dempol, Edukasi Obat dan Kesehatan Gigi Anak

Dosen dan mahasiswa UNIPDU menggelar PkM di Desa Dempol, Sampang, dengan edukasi DAGUSIBU dan kesehatan gigi serta mulut anak.

Tak Perlu ke Kantor BPJS, Mahasiswa Bangkalan Andalkan Layanan Mobile JKN

Tak Perlu ke Kantor BPJS, Mahasiswa Bangkalan Andalkan Layanan Mobile JKN

Mobile JKN memudahkan peserta JKN mengakses administrasi secara online. Mahasiswa Bangkalan merasakan manfaatnya tanpa ke kantor BPJS.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer