Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Serapan Sesuai Kapasitas Gudang

A
Penulis: Abdul Basri❯
MENUMPUK: Truk fuso bermuatan tembakau hendak keluar dari gudang di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, kemarin. (MOH. IQBAL AFGANI/Radarmadura.id)
MENUMPUK: Truk fuso bermuatan tembakau hendak keluar dari gudang di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, kemarin. (MOH. IQBAL AFGANI/Radarmadura.id)
Bisnis tembakau tak ada habisnya. Saat musim panen, petani dan pedagang disibukkan untuk mengurus tata niaga tersebut. Jika cuaca bersahabat, kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan tinggi cukup terbuka lebar.

MASA panen tembakau di Pulau Garam dimulai sejak akhir Agustus lalu. Jumlah daun emas yang dipanen diperkirakan sudah lebih dari separo dari 13 ribu hektare lahan. Beberapa daerah di antaranya memulai masa tanam sedikit terlambat akibat cuaca yang tak menentu.

Saat ini perwakilan gudang mitra perusahaan rokok tak hanya disibukkan dengan serapan tembakau. Sebagian fokus mengeluarkan tembakau lama. ”Yang sudah disimpan di gudang,” kata Ahmad selaku admin salah satu gudang di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, kemarin (22/9).

Dua truk fuso dengan muatan tembakau lama dikirim dari gudang bernama CV Sumber Rezeki itu. Namun, petugas yang berada di lokasi terkesan menutupi informasi. Mereka enggan ditanyai perihal jumlah ton dan tujuan pengiriman daun emas kering tersebut.

Jumlah pengiriman tembakau lama dari gudang sekitar 7 truk fuso selama musim panen hingga kemarin. Ahmad menegaskan bahwa jumlah barang tersebut di tempatnya tak dihitung. ”Karena ada beberapa yang memang titipan dari tempat lainnya,” ujarnya singkat.

Dari informasi papan nama, gudang mitra perusahaan rokok tersebut mematok harga tertinggi pembelian tembakau Rp 50 ribu per kilogram. Sementara harga terendah berada di angka Rp 34 ribu per kilogram. Ratusan bal tembakau baru tersusun rapi untuk dilakukan penyortiran sesuai kualitas.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Pamekasan Samukrah menambahkan, tembakau yang dibeli pada musim ini tidak bisa diproses menjadi bahan baku rokok tahun ini juga. Sebab, masih butuh proses penyimpanan di gudang.

Stok di beberapa gudang juga tak menentu. Ini disesuaikan dengan kapasitas gudang. ”Serapan tetap berjalan seiring dengan pengeluaran tembakau lama. Apalagi kan sudah ada target pembelian tembakau milik petani di masing-masing gudang mitra,” sambungnya.

Jawa Pos Radar Madura (JPRM) mengunjungi gudang mitra untuk mengetahui perkembangan tata niaga pertembakauan. Hasil penelusuran menunjukkan pasokan tembakau dari petani berkurang. Akibatnya, capaian target pembelian belum maksimal.

Beberapa gudang menolak berbicara mengenai transaksi tembakau. Beberapa alasan dilontarkan. Di CV Sanusi yang beralamat di Jalan Raya Nyalaran, tim juga tak diterima dengan baik. Pemilik enggan berbicara meski sudah meminta izin untuk mendapatkan informasi mengenai bisnis pertembakauan. (afg/luq)

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bupati Minta Perda Tembakau Akomodasi Kepentingan Petani

Bupati Minta Perda Tembakau Akomodasi Kepentingan Petani

penyusunan regulasi harus dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kondisi riil pertembakauan di Sumenep.

Serapan Tembus 36 Ribu Ton, Transaksi Tembakau Disebut Lampaui APBD

Serapan Tembus 36 Ribu Ton, Transaksi Tembakau Disebut Lampaui APBD

Kabid Pembinaan dan Perlindungan Disperindag Pamekasan Raihan Akbar mengatakan, kualitas tembakau tahun ini lebih baik, sehingga transaksi banyak berada pada kisaran harga menengah hingga tinggi.

Penentuan Lahan KEK Tembakau Madura Harus Dikaji, Pemkab Pamekasan Belum Tentukan Lokasi Lahan

Penentuan Lahan KEK Tembakau Madura Harus Dikaji, Pemkab Pamekasan Belum Tentukan Lokasi Lahan

Sri Puji Harijani mengatakan, lahan yang dipilih harus melalui kajian akademik untuk memastikan potensi dan kelayakannya. Hasil kajian itu menjadi dasar sebelum ditetapkan untuk mendukung pembentukan KEK Tembakau Madura.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer