
BANGKALAN, RadarMadura.id – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Bangkalan belum stabil.
Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Salak kerap kehabisan stok.
Akibatnya, antrean mengular sering terjadi di sejumlah SPBU di Kota Salak.
Hasim, seorang sopir dump truck asal Kecamatan Geger itu mengaku harus antre berjam-jam untuk bisa mendapat BBM bersubsidi jenis solar di SPBU 5469104 Jalan Soekarno-Hatta.
Itu terpaksa dilakukan karena beberapa SPBU yang didatangi mengalami kekosongan solar.
”Hampir setengah hari muter-muter cari solar, dan baru nemunya di sini, jadi mau tidak mau harus antre,” ucapnya.
Pengakuan yang sama juga disampaikan Sodik. Seorang sopir itu menyatakan, dalam beberapa pekan terakhir BBM di Bangkalan mulai langka.
Pihaknya harus datang ke beberapa SPBU untuk bisa mengisi BBM.
”Ini sudah antre tiga jam demi mendapatkan solar, semoga ke depan kami tidak kesulitan lagi untuk beli BBM,” harapnya.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengeklaim stok BBM di sejumlah SPBU yang dilaporkan kosong sudah tersedia.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




