SUMENEP, RadarMadura.id – Pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2024 di Kecamatan Raas amburadul.
Rumah yang dibangun dari program pemerintah pusat itu di Desa Jungkat ada yang mangkrak. Bangunannya tidak selesai 100 persen.
Rumah yang mangrak itu milik Sumina, 55, warga Dusun Jungkat Selatan, Desa Jungkat, Kecamatan Raas.
Saat Jawa Pos Radar Madura (JPRM) mendatangi rumah tersebut, terpantau sepi dan pemilik tidak di tempat. Kondisi bangunan terbengkalai tanpa atap dan dinding belum diplester.
Pintu dan jendela belum terpasang. Hanya terdapat kosen yang terpasang di bangunan rumah program yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 itu.
”Iya itu rumah Sumina. Itu rumah bantuan dari pemerintah. Tidak tahu kenapa itu tidak dilanjutkan,” kata seorang pria.
Warga yang enggan disebutkan namanya itu menyampaikan, Sumina tercatat sebagai penerima program BSPS 2024.
Namun, rumah yang dibangun justru tidak sesuai dengan harapan. Sebab, hingga saat ini pengerjaannya belum selesai.
Baca Juga: Dukung Program Pemerintah Pusat, Forum Guru PJOK SD Gelar Lomba Senam
Sementara itu, Penanggung Jawab (Pj) Kepala Desa Jungkat, Kecamatan Raas, Jamali belum bisa memberikan keterangan perihal realisasi program bantuan tersebut. Saat dihubungi melalui telepon selulernya berulang kali, dia tidak merespons.
Berdasar data yang dihimpun JPRM, di Desa Jungkat, Kecamatan Raas, terdapat sepuluh warga yang terdaftar sebagai penerima program BSPS 2024. Setiap penerima bakal mendapatkan anggaran Rp 20 juta.
Perinciannya, Rp 2,5 juta untuk upah pekerja dan Rp 17,5 juta untuk belanja material bangunan. (iqb/luq)
Editor : Ina Herdiyana