Dinas PUTR Perluas Pembangunan Infrastruktur Kepulauan

Amin Bashiri • Dipublikasikan Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:47 WIB
BAGUS: Ruas jalan Batuan–Matanair sangat layak digunakan usai diperbaiki.
BAGUS: Ruas jalan Batuan–Matanair sangat layak digunakan usai diperbaiki.

SUMENEP, RadarMadura.id– Pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan Sumenep terus menjadi perhatian pemerintah kabupaten. 

Tidak hanya melalui peningkatan dan perbaikan jalan, pembangunan juga menyasar penyediaan air bersih, sanitasi, hingga infrastruktur pengairan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep Eri Susanto menyampaikan, perhatian terhadap pembangunan infrastruktur kepulauan semakin diperkuat sejak 2023.

Salah satu upayanya melalui program pembangunan jalan di sejumlah pulau yang selama ini membutuhkan penanganan infrastruktur.

Menurut dia, beberapa ruas jalan di wilayah kepulauan sudah berhasil diselesaikan. Namun, pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada infrastruktur jalan.

Sebab, tugas dinas PUTR juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak.

”Tugas dinas PUTR bukan hanya menangani jalan. Ada juga sistem penyediaan air minum (SPAM) untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, termasuk di daerah yang rawan kekeringan,” katanya.

Selain itu, dinas PUTR juga menjalankan program sanitasi untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Salah satu tujuannya, mengurangi praktik buang air besar sembarangan (BABS).

Eri menjelaskan, pada 2026 sejumlah program tersebut mulai menjangkau wilayah kepulauan, di antaranya Pulau Sepudi dan Kangean.

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur dasar di wilayah kepulauan diharapkan kian merata dan tidak hanya terpusat pada pembangunan jalan.

Penanganan juga menyasar sektor irigasi. Infrastruktur pengairan diperbaiki untuk mendukung kebutuhan pertanian masyarakat.

Program tersebut meliputi rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan dan perbaikan bendung, serta perbaikan embung di sejumlah lokasi.

Menurut Eri, keberadaan infrastruktur pengairan sangat penting untuk menunjang ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Karena itu, penanganannya menjadi bagian dari upaya dinas PUTR dalam memperluas pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan.

”Jadi, pembangunan di kepulauan tidak hanya jalan. Irigasi juga menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat,” tandasnya. (tif/han)

Editor : Amin Bashiri
Putr sumenep infrastruktur kepulauan