Bangun Pendidikan Berintegritas, Dispendik Geliatkan Program Kadisdik Menyapa

BANGKALAN, RadarMadura.id – Mutu pendidikan tidak bisa hanya diukur di atas kertas atau dari balik meja kerja.
Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan meluncurkan dua inovasi sekaligus. Yakni, Kadisdik Menyapa dan Hotline Kadisdik.
Terobosan itu ditempuh untuk memastikan pengawasan di lapangan berjalan optimal dan saluran aspirasi warga terbuka lebar.
Gebrakan anyar itu ditegaskan oleh Kepala Dispendik Bangkalan Moch. Musleh.
Menurutnya, kualitas pendidikan yang ideal harus dibangun di atas pijakan keterbukaan, kedisiplinan, integritas, serta kepedulian nyata terhadap kondisi di sekolah.
”Pendidikan tidak boleh hanya dinilai dari laporan administratif semata. Kita harus melihat langsung kondisi sekolah, mendengar suara guru, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga masyarakat. Semua temuan akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” tuturnya.
Program Kadisdik Menyapa (Mendatangi Nyata, Sapa, Periksa dan Aspirasi) dirancang sebagai instrumen pengawasan partisipatif tanpa rekayasa.
Lewat program itu, Kadisdik bersama jajaran melakukan kunjungan mendadak ke sekolah-sekolah untuk memotret kondisi riil di lapangan.
Ada empat fokus utama dalam sidak Kadisdik Menyapa.
Yakni, validasi kehadiran ASN atau guru hadir dan menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan dan jam kerja yang berlaku, audit kondisi infrastruktur sarana dan prasarana (sarpras), penyerapan aspirasi warga sekolah, serta langkah pembinaan dan tindak lanjut atas temuan di lapangan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




