MH Said Abdullah Bantu Perbaikan Rumah Tidak Layak Tinggal Warga Kepulauan Sumenep

Amin Bashiri • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:26 WIB
MEMBANTU: Ketua PKDI Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat memberi pengarahan pada penerima RTLT di Gor Desa Brakas, Kecamatan Raas, Sumenep, Minggu (18/10).
MEMBANTU: Ketua PKDI Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat memberi pengarahan pada penerima RTLT di Gor Desa Brakas, Kecamatan Raas, Sumenep, Minggu (18/10).

SUMENEP, RadarMadura.id – Warga berpenghasilan rendah di Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, mendapat bantuan renovasi rumah tidak layak tinggal (RTLT) dari anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) XI Jawa Timur MH Said Abdullah.

Bantuan yang bersumber dari dana reses tersebut disalurkan untuk dapat meningkatkan kualitas hunian warga kepulauan.

Program itu menyasar masyarakat di lima desa, yakni Karang Nangka, Alas Malang, Jungkat, Brakas, dan Tonduk.

Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp 23 juta untuk memperbaiki rumah agar lebih layak ditempati.

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di GOR Desa Brakas, Kecamatan Raas, Minggu (18/10).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat, tenaga ahli MH. Said Abdullah, Slamet Hidayat beserta tim.

Ubaid Abdul Hayat mengatakan, bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perbaikan tempat tinggal.

Dia mengharapkan setiap penerima dapat memanfaatkan dana yang diberikan sesuai peruntukan.

TURUN LANGSUNG: Tim TA MH Said Abdullah memantau langsung rumah warga penerima RTLT di Desa Brakas, Kecamatan Raas, Sumenep, Minggu (18/10).
TURUN LANGSUNG: Tim TA MH Said Abdullah memantau langsung rumah warga penerima RTLT di Desa Brakas, Kecamatan Raas, Sumenep, Minggu (18/10).

”Kami berharap, dalam waktu satu bulan, proses rehab rumah sudah rampung semua. Penerima juga harus tetap berkoordinasi dengan kepala desa masing-masing sebagai pengawas,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Tonduk, Kecamatan Raas, H. Benny Halim mengapresiasi bantuan tersebut.

Menurut dia, perhatian MH Said Abdullah melalui dana reses memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih pada Bapak Said Abdullah. Bantuan dana reses ini akhirnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di Kecamatan Raas,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Hamima, salah seorang penerima bantuan. Dia mengaku bersyukur karena memperoleh bantuan untuk memperbaiki rumah keluarganya.

”Terima kasih kepada Bapak Said Abdullah atas bantuannya. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang,” tuturnya.

Sebelumnya, Said Abdullah juga mengalokasikan dana reses DPR RI untuk program renovasi RTLT di Kecamatan Talango, Sumenep.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

Tingginya jumlah rumah tidak layak huni di Madura menjadi salah satu alasan MH Said Abdullah mengalokasikan dana reses untuk program tersebut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirujuknya, persentase rumah layak huni di Madura sekitar 71 persen, sedangkan rata-rata Jawa Timur mencapai 80 persen.

Dengan demikian, masih ada sekitar 29 persen rumah di Madura yang belum memenuhi kategori layak huni.

Kondisi ekonomi menjadi salah satu kendala bagi keluarga berpenghasilan rendah untuk memperbaiki tempat tinggal mereka.

Dalam program di Kecamatan Talango, bantuan renovasi menyasar warga di 19 dusun. Penerimanya mayoritas masuk desil 1–3, yakni kelompok masyarakat sangat miskin, miskin, dan hampir miskin.

Program serupa di Raas diharapkan dapat membantu warga kepulauan memperoleh hunian yang lebih aman dan layak. (tif/luq)

Editor : Amin Bashiri
bantuan rumah ikan RTL MH Said Abdullah