SUMENEP, RadarMadura.id – Wakil Ketua DPRD Sumenep Dul Siam punya harapan besar dari gelaran Jalan Sehat Politik 2026.
Bukan sekadar ajang bagi-bagi hadiah, kegiatan ini ditargetkan menjadi perekat persatuan dan kekompakan warga Kota Keris.
Menurut dia, momentum Hari Parlemen 2026 yang hampir berbarengan dengan Hari Jadi Kabupaten Sumenep harus menjadi ruang kebersamaan.
Masyarakat tidak hanya diajak berolahraga, tetapi dilibatkan langsung dalam perayaan milik mereka sendiri.
”Harapannya, dengan kegiatan ini, kebersamaan dan kekompakan masyarakat Kabupaten Sumenep semakin tercipta dan semakin erat,” kata Dul Siam.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung Minggu (18/10) di Area CFD Taman Pottre Koneng itu memang dikemas super lengkap.
Mulai dari jalan sehat berhadiah total Rp 100 juta, panggung hiburan, bazar UMKM, hingga program Parlemen Berbagi dengan 1.500 paket sembako.
Dul Siam mengatakan, pelibatan masyarakat menjadi tujuan utama. DPRD ingin Hari Parlemen tidak hanya dirayakan di dalam gedung, tetapi tumpah ruah di jalanan bersama rakyat.
”Kita ingin Hari Parlemen ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Bukan seremoni di ruangan, tapi perayaan di lapangan,” ujarnya.
Politikus PKB itu menambahkan, pemilihan jalan sehat sebagai konsep bukan tanpa alasan.
Olahraga paling murah dan meriah itu dinilai paling efektif untuk mendorong pola hidup sehat sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga.
”Kita mencoba bagaimana masyarakat Sumenep melalui jalan santai ini termotivasi untuk hidup sehat. Jadi, selain persatuan dan kekompakan tercipta, masyarakat juga semakin sehat,” jelasnya.
Menurutnya, jika warga sudah sehat, maka akan lebih mudah untuk kompak dan produktif membangun daerah. Kesehatan dan kekompakan adalah modal utama membangun Sumenep.
Dul Siam menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep.
Karena momentumnya berdekatan, perayaannya harus melibatkan masyarakat secara luas.
Bahkan, DPRD Sumenep berencana menjadikan peringatan Hari Parlemen sebagai agenda tahunan yang masuk dalam kalender event resmi Pemkab Sumenep.
”Kita merencanakan setiap tahun Hari Parlemen ini dilaksanakan karena momentumnya bersamaan dengan Hari Jadi Kabupaten Sumenep,” ungkapnya.
Dengan masuk kalender event tahunan, peringatan Hari Parlemen diharapkan tidak hanya menjadi seremoni kelembagaan, tetapi menjadi ruang permanen untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.
”Jadi setiap tahun warga punya agenda rutin untuk kumpul, sehat, dan kompak bersama DPRD-nya,” pungkas Dul Siam. (tif/luq)
Editor : Amin Bashiri