Serapan PAD Baru 72,44 Persen, DPRD Sumenep Minta Pemkab Evaluasi Kinerja OPD

Amin Bashiri • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 12:31 WIB
TEGAS: Anggota Banggar DPRD Sumenep Akhmadi Yasid ketika mengikuti rapat di kantor dewan setempat.
TEGAS: Anggota Banggar DPRD Sumenep Akhmadi Yasid ketika mengikuti rapat di kantor dewan setempat.

SUMENEP, RadarMadura.is – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sumenep hingga 11 September 2026 baru mencapai Rp 257,07 miliar.

Capaian tersebut setara dengan 72,44 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 354,83 miliar.

Anggota Banggar DPRD Sumenep Achmadi Yasid menilai, capaian tersebut perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Menurut dia, optimalisasi PAD penting untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah. Salah satu komponen yang perlu mendapat evaluasi ialah retribusi daerah.

Hingga 11 September, realisasi retribusi daerah tercatat Rp 162,52 miliar atau 68,18 persen dari target Rp 238,37 miliar.

Karena itu, Yasid meminta Pemkab Sumenep mengevaluasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi penghasil PAD.

Evaluasi tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor yang menyebabkan realisasi pendapatan belum mencapai target secara optimal.

"Kalau kita ingin Sumenep memiliki kemandirian fiskal, maka PAD harus diperkuat. Retribusi daerah yang masih 68,18 persen harus dibedah," katanya.

Yasid menjelaskan, evaluasi tidak cukup hanya dengan melihat capaian angka. Pemkab perlu mengidentifikasi penyebab rendahnya realisasi, baik dari sisi penetapan target maupun proses pemungutan di lapangan.

"Kita perlu tahu apa penyebabnya, apakah targetnya terlalu tinggi, pemungutannya belum maksimal, atau ada potensi pendapatan yang belum tergali," jelasnya.

Menurut Yasid, evaluasi PAD juga penting untuk memetakan potensi pendapatan yang masih dapat dikembangkan.

Dengan begitu, target penerimaan daerah dapat disusun berdasarkan potensi yang realistis sekaligus mendorong peningkatan kinerja OPD penghasil.

Dia berharap Pemkab Sumenep segera melakukan evaluasi secara menyeluruh agar realisasi PAD hingga akhir tahun dapat lebih optimal.

"Penguatan PAD adalah salah satu langkah penting dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah," tegasnya. (tif/han)

Editor : Amin Bashiri
dprd sumenep opd