Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Sumenep Minta Pembinaan UMKM Diperkuat

A
Penulis: Amin Bashiri❯
FOKUS: Sekretaris Komisi II DPRD Sumenep Irwan Hayat saat berada di ruangan kerjanya
FOKUS: Sekretaris Komisi II DPRD Sumenep Irwan Hayat saat berada di ruangan kerjanya

Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep masih membutuhkan pendampingan secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah diminta memperkuat pembinaan agar UMKM mampu berkembang, naik kelas, dan memperluas daya saing produknya.

Sekretaris Komisi II DPRD Sumenep Irwan Hayat mengatakan, UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.

Advertisement

Keberadaannya tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi telah berkembang hingga ke berbagai desa.

”Sumenep memiliki potensi luar biasa di bidang UMKM. Banyak produk unggulan yang lahir dari masyarakat dengan berbagai macam inovasi. Ini menjadi kekuatan ekonomi yang harus terus dikembangkan,” katanya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan menyediakan ruang usaha.

Advertisement

Pemerintah perlu memberikan pendampingan yang terarah agar pelaku usaha mampu mengembangkan potensi dan mengelola usahanya secara lebih profesional.

Menurut Irwan, sebagian pelaku UMKM masih menjalankan usaha secara mandiri sesuai kemampuan masing-masing.

Karena itu, pendampingan pemerintah diperlukan untuk membantu mereka memperbaiki berbagai aspek usaha, mulai dari perencanaan hingga pemasaran.

”Pendampingan serius dari pemerintah akan memberikan dampak positif. Mulai dari perencanaan produk, peningkatan kualitas, hingga strategi pemasaran,” katanya.

Advertisement
Editor : Amin Bashiri
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Qlola by BRI Catat Volume Transaksi Rp 12.046 Triliun hingga September 2026

Qlola by BRI Catat Volume Transaksi Rp 12.046 Triliun hingga September 2026

Qlola by BRI mencatat volume transaksi Rp 12.046 triliun hingga September 2026, dengan pertumbuhan pengguna dan transaksi korporasi.

BRI Raih Empat Penghargaan, Perkuat Inklusi Keuangan dan Pembiayaan UMKM

BRI Raih Empat Penghargaan, Perkuat Inklusi Keuangan dan Pembiayaan UMKM

BRI meraih empat penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2026 berkat kinerja keuangan, transaksi digital, dan pembiayaan UMKM.

Punya 4 Outlet BRILink di Dumai, Rahmi Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat

Punya 4 Outlet BRILink di Dumai, Rahmi Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat

Rahmi mengembangkan BRILink Agen Fillio hingga empat outlet di Dumai, membantu transaksi warga dan mendukung aktivitas UMKM setempat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer