Dapur MBG Yayasan Al-Jailani Komitmen Jaga Gizi sekaligus Bangun Kepercayaan

Amin Bashiri • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 16:09 WIB
BERGIZI: Sajian menu MBG prodiksi SPPG Sumenep Dungkek Candi pada Rabu (14/9).
BERGIZI: Sajian menu MBG prodiksi SPPG Sumenep Dungkek Candi pada Rabu (14/9).

SUMENEP, RadarMadura.id – Komitmen Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di ujung timur Madura terus menunjukkan hasil menggembirakan.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep Dungkek Candi yang dikelola Yayasan Al-Jailani membuktikan, penyajian makan sehat bisa dilakukan secara konsisten, lezat, dan terukur gizinya.

Setiap hari, 2.217 porsi makan siang bergizi disalurkan untuk balita, siswa PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui di wilayah Kecamatan Dungkek dan sekitarnya.

Bukan sekadar kenyang, setiap ompreng yang keluar dari dapur SPPG Candi dipastikan memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN).

Ketua Yayasan Al-Jailani A. Ruhan menegaskan, orientasi dapurnya bukan hanya soal rasa, tapi juga presisi gizi dan transparansi.

”Kami ingin orang tua dan penerima manfaat tahu persis apa yang dimakan anak-anaknya. Makanya setiap hari kami publikasikan menu lengkap dengan analisis kandungan gizinya. Ini bentuk tanggung jawab kami,” ujarnya.

Seperti pada Rabu, 16 September 2026, menu yang disajikan adalah nasi putih, ayam kremes dan tahu, timun dan kubis segar, sambal balado, serta buah semangka.

Kombinasi ini menghasilkan energi 431 kkal untuk kategori balita hingga SD kelas 3, dan 588 kkal untuk jenjang SD kelas 4 hingga SMA, dengan protein mencapai 27,3 gram.

Keesokan harinya, Kamis, 17 September 2026, variasi menu kembali dihadirkan. Ada nasi putih, telur bumbu kacang, tempe orek, tumis wortel dan jagung, serta susu dan kelengkeng sebagai pelengkap.

Menu ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan energi hingga 583 kkal dengan kandungan karbohidrat dan serat yang seimbang untuk mendukung konsentrasi belajar siswa.

Sementara pada Jumat, 18 September 2026, SPPG Candi menyajikan menu favorit anak-anak. Yakni ayam asam manis, tahu goreng, tumis wortel dan sawi hijau, nasi putih, dan pisang.

Menu penutup pekan ini mengandung protein tertinggi dalam sepekan, yakni 28,7 gram untuk kategori SD 4-6, SMP, SMA, busui dan bumil, dengan total energi 599 kkal.

Menurut Ruhan, rotasi menu yang variatif tersebut sengaja dirancang oleh ahli gizi agar anak tidak bosan sekaligus memastikan kecukupan energi, protein, lemak, karbohidrat, dan serat harian.

Pihaknya ingin MBG ini tidak hanya mengenyangkan, tapi menjadi investasi kesehatan jangka panjang. ”Anak yang gizinya tercukupi, insya Allah belajarnya lebih fokus, imunnya lebih kuat, dan masa depannya lebih cerah,” tutur Ruhan.

Dengan pengelolaan yang transparan dan berbasis data gizi, SPPG Candi Yayasan Al-Jailani sekaligus menjaga kepercayaan dan harapan baru bagi generasi penerus bangsa. (*/luq)

Editor : Amin Bashiri
Yayasan Al-Jailani SPPG Candi Yayasan Al-Jailani Menu MBG