SUMENEP, RadarMadura.id – Suasana berbeda terlihat di Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep, Kamis (17/9) malam. Jika biasanya dipenuhi deru mesin dan klakson bus, saat itu lantunan sholawat menggema dalam acara Terminal Bersholawat.
Kegiatan ini digelar Satuan Pelayanan (Satpel) Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Ke-55 Tahun 2026.
Acara yang dipusatkan di terminal itu dihadiri lintas unsur. Hadir Wassatpel Pelabuhan Penyeberangan Kalianget, perwakilan Polsek Kota Sumenep, Kasi dari Kecamatan Batang-Batang, kepala Dinas Perkimhub Sumenep, Reskrim Polresta Sumenep, kepala Desa Gunggung beserta Sekdes, para agen bus, serta pelaku UMKM terminal.
Penceramah dalam kegiatan tersebut adalah Ustaz Susiyanto Azzaki. Dengan untaian kalimat yang mudah dicerna dan dibumbui humor segar, dia mengajak jemaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Di hadapan jemaah, Ustaz Susiyanto juga memaparkan keutamaan membaca sholawat. Menurutnya, sholawat bukan hanya bentuk cinta kepada Nabi, tetapi juga menjadi wasilah ketenangan hati dan kelancaran rezeki, termasuk bagi para pejuang transportasi.
Baca Juga: Motor Bebek Honda Lawas Masih Diburu, Tapi Part Bodi Makin Langka
”Meneladani Nabi itu sederhana, bekerja jujur, melayani dengan ramah, dan menjaga amanah. Kalau sopir dan pengelola terminal amanah, penumpang selamat, rezekinya berkah,” ujarnya.
Pengawas Satuan Pelayanan (Wassatpel) Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep Ucok Sutanto Siregar mengatakan, pihaknya sengaja mengemas peringatan Maulid dan Harhubnas dengan konsep bersholawat agar lebih membumi.
”Melalui Terminal Bersholawat ini, kami ingin Maulid Nabi menjadi refleksi keteladanan. Di momen Harhubnas ke-55, kami ingin pelayanan di Terminal Arya Wiraraja semakin humanis, selamat, dan berkah bagi semua,” kata Ucok.
Baca Juga: Wamen Dikdasmen Apresiasi Bupati Lukman, Dianggap Kolaboratif dan Terbuka
Dia menambahkan, terminal harus menjadi rumah bersama. Karena itu, pihaknya mengundang semua stakeholder, dari pemerintah, aparat keamanan, pemerintah desa, agen bus, hingga UMKM.
”Terminal ini milik bersama. Dengan sholawat bersama, kami berharap operasional terminal semakin aman, nyaman, dan memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar,” imbuhnya. Acara yang juga diisi lantunan sholawat Jam’iyah El Barokah itu berlangsung khidmat hingga akhir. (*/luq)
Editor : Hendriyanto