DKPP Sumenep Perkuat Ketahanan Pangan Sumenep

Amin Basiri • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 07:56 WIB
INOVATIF: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melihat stan DKPP di GOR A. Yani Sumenep, Jumat (28/8).
INOVATIF: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melihat stan DKPP di GOR A. Yani Sumenep, Jumat (28/8).

SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep terus mendorong penguatan komoditas lokal dan kemudahan akses pangan bagi masyarakat.

Upaya tersebut terlihat saat event Madura Culture Fest (MCF) 2026, Jumat (28/8). 

Sejumlah komoditas lokal dipamerkan dalam event tersebut. Di antaranya kacang panjang khas Sumenep, jagung lokal, bawang merah, serta domba Sapudi.

Produk tersebut menjadi gambaran potensi sektor pertanian dan peternakan yang terus dikembangkan Pemkab Sumenep.

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid mengatakan, MCF menjadi momentum untuk mengenalkan potensi pangan daerah sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat.

”Kami menampilkan beberapa komoditas pertanian, termasuk komoditas lokal yang saat ini kami display, seperti kacang panjang khas Sumenep, kemudian jagung lokal,” katanya.

Menurutnya, layanan sektor pertanian juga dibuka di stan tersebut. Salah satunya penerbitan surat rekomendasi bagi pemilik alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk memperoleh BBM bersubsidi.

”Jadi masyarakat tidak hanya datang untuk melihat produk, tetapi juga bisa mendapatkan pelayanan yang berkaitan dengan kebutuhan mereka,” ungkapnya. 

Selain itu, DKPP melayani perpanjangan sertifikat kelompok tani. Masyarakat juga dapat berkonsultasi mengenai kesehatan dan penyakit hewan ternak.

Dia nenambahkan, momen ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi sekaligus pelayanan dari DKPP.

”Kami juga melayani perpanjangan sertifikat kelompok tani dan konsultasi tentang penyakit pada hewan. Jadi cukup banyak layanan yang kami hadirkan,” tukasnya. (tif/bil)

Editor : Amin Bashiri
dkpp sumenep komoditas pertanian Madura Culture Festival