27 Peserta Berebut Kursi JPT Pratama, BKPSDM Sumenep Pastikan Seleksi Berjalan Transparan dan Profesional

Amin Basiri • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:18 WIB
MENJELASKAN: Kepala BKPSDM Sumenep Benny Irawan saat ditemui di ruangannya. (MOH. LATIF/JPRM)
MENJELASKAN: Kepala BKPSDM Sumenep Benny Irawan saat ditemui di ruangannya. (MOH. LATIF/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep memastikan pelaksanaan Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Sumenep berlangsung transparan dan profesional. Setiap tahapan seleksi dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Sebanyak 27 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya. Sebelumnya, mereka mengikuti penilaian kompetensi dan potensi yang dilaksanakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur. Dari seluruh peserta yang mengikuti asesmen, tiga orang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Hasil tersebut tertuang dalam Pengumuman Panitia Seleksi Nomor 10/PANSEL.JPTP-SMP/VIII/2026. Dalam tahapan tersebut, proses asesmen sepenuhnya menjadi kewenangan BKD Provinsi Jawa Timur selaku penyelenggara, termasuk penilaian terhadap kompetensi dan potensi peserta.

Kepala BKPSDM Sumenep Benny Irawan mengatakan, Pemkab Sumenep mengikuti seluruh mekanisme seleksi yang telah ditetapkan panitia. Penilaian peserta dilakukan tim asesor BKD Provinsi Jawa Timur secara profesional dan menjadi salah satu dasar untuk menentukan peserta yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya.

"Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat akan melanjutkan pada tahapan berikutnya, yakni penyusunan makalah dan wawancara akhir oleh panitia seleksi," terangnya.

Benny menjelaskan, setelah menyelesaikan penyusunan makalah, 27 peserta dijadwalkan mengikuti wawancara akhir pada Rabu (12/8) hingga Kamis (13/8) di Surabaya. Tahapan tersebut menjadi salah satu proses penting sebelum panitia seleksi menentukan hasil akhir.

Menurutnya, seleksi terbuka JPT Pratama tidak sekadar untuk mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi yang masih kosong. Proses tersebut juga merupakan bagian dari penerapan sistem merit dalam pengisian jabatan aparatur sipil negara (ASN).

Dengan demikian, pejabat yang terpilih diharapkan benar-benar memiliki kapasitas dan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi. Seluruh tahapan seleksi juga diharapkan menghasilkan pejabat yang memiliki integritas serta kemampuan kepemimpinan yang memadai.

"Siapapun yang terpilih nantinya, kami harap dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat," tandasnya. (tif/han)

Editor : Amin Basiri
selter BKPSDM Sumenep JPT