Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

DKPP Sumenep Siapkan Sejumlah Bantuan, Perkuat Pengembangan Hortikultura bagi Petani Muda

Amin Basiri • Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55 WIB
FOKUS: Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid saat ditemui di ruangannya. 
FOKUS: Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid saat ditemui di ruangannya. 

SUMENEP, RadarMadura.id – Pemkab Sumenep melalui dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) terus mendorong lahirnya petani muda yang mampu mengembangkan usaha pertanian berbasis teknologi.

Misalnya, petani milenial di Desa Ketawang Laok, Kecamatan Batang-Batang, yang sukses membudidayakan tanaman selada. Hasil panennya sudah dipasarkan ke sejumlah pasar.

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid mengatakan, pihaknya berkunjung ke lokasi budi daya tanaman selada di Desa Ketawang Laok. Kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap anak muda yang mulai menekuni sektor pertanian, khususnya komoditas hortikultura.

Menurutnya, bupati Sumenep memberikan perhatian besar terhadap generasi muda yang mampu mengembangkan usaha tani dengan memanfaatkan teknologi sehingga memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

”Kalau ada masyarakat yang menggunakan metode pertanian yang simpel dan memanfaatkan teknologi, Pak Bupati sangat senang. Apalagi usaha budi daya selada ini mulai digandrungi anak muda,” katanya.

Pejabat yang akrab disapa Inung itu mengungkapkan, petani milenial tersebut mengembangkan usahanya secara otodidak. Dia juga pernah mengikuti pelatihan di balai penyuluhan pertanian (BPP). Saat ini hasil panennya telah dipasarkan ke sejumlah pasar tradisional, restoran, hingga memenuhi kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG).

Dia menilai, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian bisa menjadi pilihan usaha yang menjanjikan bagi generasi muda. Selain mampu menghasilkan keuntungan, komoditas hortikultura juga memiliki permintaan pasar yang terus meningkat.

”Pak Bupati sangat mengapresiasi aktivitas kepemudaan yang mulai menggandrungi dunia pertanian dan sudah mampu menghasilkan nilai ekonomis,” ungkapnya. Sebagai tindak lanjut, bupati Sumenep meminta dirinya menyiapkan berbagai program untuk memperkuat regenerasi petani.

Program tersebut diarahkan agar semakin banyak anak muda tertarik mengembangkan usaha di bidang pertanian, khususnya hortikultura. ”Selama ini minat pemuda terhadap sektor pertanian masih relatif rendah,” tuturnya.

DKPP menilai hortikultura, terutama budi daya sayuran seperti selada, memiliki prospek yang sangat baik karena pasarnya luas.

Teknik budi dayanya relatif mudah dipelajari dan nilai ekonominya cukup tinggi. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah akan memberikan pendampingan, bantuan benih, hingga penyediaan sarana dan alat pertanian bagi petani muda.

”Nanti akan kami dorong melalui bantuan benih maupun alat-alat pertanian. Saat ini sudah cukup banyak anak muda yang mulai mengembangkan budi daya selada,” tandasnya. (tif/bil)

Editor : Amin Basiri
budi daya tanaman selada sumenep dkpp sumenep