SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep optimistis target kunjungan dua juta wisatawan pada 2026 dapat tercapai.
Hingga akhir Juni, jumlah wisatawan yang datang ke Kota Keris telah menembus lebih dari satu juta orang.
Dinas kebudayaan, pemuda, olahraga, dan pariwisata (disbudporapar) mengeklaim target tersebut dapat dicapai.
Berdasarkan data yang dimiliki koran ini, jumlah wisatawan nusantara yang berkunjung sejak Januari hingga Juni 2026 mencapai 1.048.105 orang.
Baca Juga: Honda Freed Tabrak Pikap Penjual Durian
Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 169 orang.
Capaian tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Sumenep.
Apalagi, tren kunjungan diperkirakan masih akan meningkat pada semester kedua seiring berlangsungnya berbagai agenda wisata dan momentum libur panjang.
Kabid Pariwisata Disbudporapar Sumenep Andre Zulkarnain mengatakan, tantangan yang dihadapi bidangnya tahun ini cukup kompleks.
Sebab, target kunjungan wisata setiap tahunnya terus meningkat. Targetnya tidak lagi sama seperti tahun 2025 lalu yang hanya 1,9 juta kunjungan.
”Tahun ini naik beberapa persen. Kunjungan wisata di 2026 ini ditarget 2 juta wisatawan,” katanya.
Andre menuturkan, realisasi kunjungan wisata hingga pertengahan tahun sudah melampaui satu juta orang.
Menurutnya, angka tersebut menunjukkan minat masyarakat untuk berwisata ke Sumenep terus mengalami peningkatan.
”Sejauh ini capaian kunjungan wisata di Sumenep sudah banyak. Mencapai 1 juta lebih,” ucapnya.
Andre menjelaskan, salah satu faktor yang mendorong tingginya angka kunjungan adalah konsistensi pemerintah daerah dalam menggelar berbagai kegiatan melalui kalender event pariwisata.
Beragam festival budaya, hiburan, hingga kegiatan olahraga dinilai mampu menarik wisatawan datang ke berbagai destinasi.
”Ini karena program kalender event yang sudah dijalankan dengan baik,” ujarnya.
Saat ini Kabupaten Sumenep memiliki 36 destinasi wisata yang tersebar di wilayah daratan maupun kepulauan.
Keberagaman objek wisata tersebut menjadi modal penting untuk menarik wisatawan dengan berbagai minat, mulai dari wisata alam, sejarah, budaya hingga bahari.
”Kalau wisata yang dikelola pemkab itu ada tiga. Yakni Pantai Lombang, Pantai Slopeng, dan Museum Keraton Sumenep,” tegas Andre.
Andre menambahkan, ke depan, promosi, penyelenggaraan kalender event, serta peningkatan kualitas layanan di destinasi wisata akan ditingkatkan.
Agar mampu mengerek jumlah kunjungan hingga mencapai target 2 juta wisatawan pada akhir 2026.
”Iya, sekarang kita terus melakukan pembenahan di sejumlah objek wisata. Baik dari segi sarpras maupun kebersihan dan keamanan wisata,” imbuhnya. (iqb/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti