SUMENEP, RadarMadura.id – Wakil Bupati (Wabup) Sumenep KH Imam Hasyim melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kepulauan Sapeken selama empat hari, mulai Sabtu hingga Selasa (27–30/6).
Kunjungan tersebut difokuskan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus meninjau fasilitas umum (fasum) secara langsung serta berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah peninjauan kondisi mesin pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di Sapeken yang dilaporkan mengalami gangguan dan tidak beroperasi sejak Sabtu (27/6).
Selain itu, Wabup juga mengunjungi puskesmas pembantu (pustu) guna melihat secara langsung pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.
Dalam lawatannya, Kiai Imam turut mendatangi Pulau Sepangkur Kecil untuk memantau operasional pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang baru dibangun. Keberadaan PLTS tersebut kini mampu menyediakan aliran listrik selama 24 jam bagi masyarakat setempat sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dasar di wilayah kepulauan.
Agenda berikutnya adalah meninjau SDN Sambutan 3 yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung.
Pemkab Sumenep berkomitmen segera mengupayakan perbaikan bangunan sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan baik.
Wabup Sumenep KH Imam Hasyim mengatakan, kerusakan sekolah akibat angin puting beliung tersebut akan diupayakan untuk diperbaiki.
Salah satunya dengan mengandalkan dana alokasi khusus (DAK).
“Terkait sekolah yang rusak akibat angin puting beliung itu akan kami upayakan dibangun agar kembali layak ditempati murid untuk belajar,” katanya.
Menurutnya, Pemkab Sumenep juga terus berupaya meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat kepulauan, terutama penyediaan listrik.
Termasuk juga berkenaan dengan kelengkapan fasilitas kesehatan di wilayah setempat.
“Pemkab sudah memaksimalkan pelayanan penyediaan listrik yang memadai. Salah satunya PLTS Sepangkur Kecil. Kami juga akan terus memikirkan fasilitas kesehatan di kepulauan,” imbuh Kiai Imam. (iqb/yan)
Editor : Amin Basiri