Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggaran Proyek Pembangunan Gedung SRT Rp 250 Miliar

H
Program Sekolah Rakyat. (RadarSolo/JawaPos)
Program Sekolah Rakyat (RadarSolo/JawaPos)

Advertisement

SUMENEP, RadarMadura.id – Anggaran proyek pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Sumenep mencapai Rp 250 miliar.

Anggarannya dari pemerintah pusat. Sementara pemerintah daerah hanya bertugas menyiapkan lahan beserta kelengkapan administrasi sebagai syarat pelaksanaan proyek.

Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Sumenep Hairullah mengatakan, pembangunan fisik SRT akan dikerjakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dengan melibatkan badan usaha milik negara (BUMN).

Advertisement

”Anggarannya sekitar Rp 250 miliar. Itu khusus untuk pembangunan gedung. Penanggung jawabnya langsung pemerintah pusat, tapi dibangun Kementerian PU dan BUMN,” katanya.

Dia menerangkan, saat ini jumlah pelajar yang masuk dalam SRT mencapai sekitar 48 orang. Yakni terdiri atas 10 pelajar SD dan 38 pelajar SMP.

Pemerintah juga membuka pendaftaran bagi murid SMA. Saat ini terdapat 17 calon murid SMA.

Advertisement

”Kemarin kami data di lapangan ada 17 orang. Namun karena pembangunan gedung masih proses, jadi rencana pembukaan jenjang SMA masih menunggu kesiapan gedung,” ucapnya.

Kepala Dinsos P3A Sumenep Abd. Rahman Riadi menyampaikan, Pemkab Sumenep telah selesai mengajukan pembangunan SRT.

Namun, berdasarkan hasil monitoring pemerintah pusat, masih terdapat sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi. Mulai dari dokumen lingkungan hingga pelepasan status lahan.

”Pengajuannya sudah, tapi hasil monitoring informasi kemarin kan ada syarat-syarat yang perlu dilengkapi. Misalnya terkait dengan amdal, UKL-UPL, termasuk pelepasan LSD-nya itu dari Kementerian Pertanian,” ucapnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Siswa Baru Dipusatkan di Sampang,  Kuota Siswa Sekolah Rakyat Belum Terpenuhi

Siswa Baru Dipusatkan di Sampang, Kuota Siswa Sekolah Rakyat Belum Terpenuhi

para siswa dari luar Kabupaten Sampang hanya akan belajar sementara di SRT Sampang.

Minat terhadap Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sumenep Rendah, Baru Kantongi 45 Pendaftar

Minat terhadap Sekolah Rakyat Terintegrasi di Sumenep Rendah, Baru Kantongi 45 Pendaftar

Kepala Dinsos P3A Sumenep Abd. Rahman Riadi memaparkan, salah satu faktor yang menjadi pertimbangan orang tua ragu menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat adalah belum tersedianya fasilitas pendidikan yang permanen.

PT Waskita Karya Gunakan  Mebel Berstandar Internasional untuk Sekolah Rakyat di Sampang

PT Waskita Karya Gunakan  Mebel Berstandar Internasional untuk Sekolah Rakyat di Sampang

PT Waskita Karya (Persero) menggunakan furnitur berstandar internasional untuk aarana prasarana Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Kabupaten Sampang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer