Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemeliharaan Jalan Kabupaten di Sumenep Telan Anggaran Rp 4,5 Miliar

Hera Marylia Damayanti • Senin, 29 Juni 2026 | 08:22 WIB
RETAK: Pengendara melintas di ruas jalan kabupaten di Desa Giring, Kecamatan Manding, Sumenep, Minggu (28/6). (MOH. IQBAL/JPRM)
RETAK: Pengendara melintas di ruas jalan kabupaten di Desa Giring, Kecamatan Manding, Sumenep, Minggu (28/6). (MOH. IQBAL/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar untuk pemeliharaan jalan kabupaten tahun ini. 

Anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki ruas jalan yang mengalami kerusakan ringan, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

Serapan dana tersebut hingga sekarang belum jelas.

Dana pemeliharaan dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep.

Program tersebut menjadi upaya pemerintah daerah untuk menjaga kondisi jalan tetap layak dilalui, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas perekonomian masyarakat.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Sumenep Salamet Supriyadi mengatakan, sebagian anggaran tersebut telah digunakan untuk pemeliharaan jalan di sejumlah wilayah.

Namun, dia tidak menyebut besaran anggaran yang sudah terserap hingga saat ini.

”Anggarannya sebagian sudah digunakan untuk pemeliharaan jalan di sejumlah wilayah. Seberapa besar yang terserap? Saya belum kroscek,” katanya.

Menurut Supriyadi, pemeliharaan jalan dilakukan berdasarkan skala prioritas.

Ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat dan memiliki tingkat lalu lintas tinggi lebih diutamakan mendapatkan perbaikan agar kerusakan tidak semakin parah.

”Anggarannya itu digunakan untuk pemeliharaan jalan yang paling membutuhkan perbaikan. Misalnya jalan yang retak, berlubang, dan sebagainya. Terutama akses yang ramai dilewati pengendara,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah tidak bisa melakukan pemeliharaan di seluruh ruas jalan kabupaten secara bersamaan.

Karena itu, perbaikan akan dilaksanakan secara bertahap sesuai tingkat kebutuhan dan kondisi di lapangan.

”Kita tidak bisa melakukan pemeliharaan maupun perbaikan semua jalan di Sumenep karena anggaran yang kita miliki terbatas. Ke depan, akan dilakukan perbaikan secara bertahap,” imbuhnya.

Warga Kecamatan Manding Rusdi mengatakan, selama ini perbaikan jalan belum merata.

Pihaknya juga mempertanyakan kriteria jalan yang masuk dalam pemeliharaan pemkab. Sebab, ada jalan yang rusak parah, namun belum diperbaiki hingga sekarang.

”Saya tidak paham mekanisme pemeliharaan maupun perbaikan jalan di Sumenep. Sebab, ada sebagian jalan yang rusaknya sedikit selalu diperbaiki. Tapi, ada jalan yang bertahun-tahun rusak parah tidak kunjung diperbaiki,” sindir pria berusia 30 tahun itu. (iqb/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pemeliharaan jalan kabupaten #anggaran #DPUTR Sumenep #kerusakan