SUMENEP, RadarMadura.id - Jenazah Agus warga Desa Saseel, Kecamatan Sapeken dimakamkan oleh pihak keluarga, kemarin (27/6).
Mayat pria berusia 25 tahun itu ditemukan di sekitar batu karang pesisir pantai Pulau Saur, Desa Saursaebus Kecamatan Sapeken, Sumenep sehari sebelum dikebumikan.
Penyebab kematiannya diduga karena terseret arus saat mencari ikan ke tengah laut.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh istrinya. Laporan kehilangan tersebut teregister Nomor: STLK/B/01/VI/ITUK.7.1.1/2026/Polsek tertanggal 24 Juni 2026.
Proses pencarian terhadap korban terus dilakukan oleh berbagai pihak. Baik dari Polsek Sapeken, Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka), Pemerintah Desa Saseel, dan Pemerintah Desa Saursaebus.
Pada Jumat (26/6), terdapat nelayan yang menemukan mayat di pesisir Dusun Tanjung Limau Desa Saursaebus saat pulang melaut.
Berdasarkan informasi tersbeut, masyarakat, Polsek Sapeken bergegas menuju lokasi.
Setelah dikroscek, pihak keluarga membenarkan jika mayat tersebut adalah Agus. Kemudian jenazahnya dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga.
Kapolsek Sapeken Iptu Wiyono Aris Sasongko mengatakan, pihaknya bersama sejumlah pihak sudah mencari Agus ke berbagai tempat selama berhari-hari. Sebab, korban diketahui hilang saat melaut.
Beruntung, warga segera menemukan mayat korban sebelum membusuk sehingga masih bisa dikenali wajahnya.
”Ditemukan warga di tepi pantai dalam keadaan meninggal dunia. Mayatnya sudah diserahkan ke pihak keluarga,” ungkapnya.
Aris mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah di tubuh korban ada luka atau tidak.
Sebab, pihaknya tidak bisa melakukan pendalaman untuk menemukan penyebab kematiannya. Pihak keluarga juga tidak mengizinkan untuk dilakukan visum.
”Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak menuntut proses hukum lebih lanjut serta menolak dilakukan visum,” tukasnya. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri