SUMENEP, RadarMadura.id – Logo Hari Jadi (Harjad) Ke-758 Kabupaten Sumenep tahun 2027 sudah resmi diluncurkan pada Sabtu (20/6).
Peluncuran logo bertema Songennep Sodek Parjuga 1269–2027 tersebut dilakukan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo di Pendopo Keraton Sumenep.
Logo tersebut merupakan buah karya Choirurrahman. Susunan angka 758 dirancang untuk merepresentasikan perjalanan panjang Kabupaten Sumenep yang berakar teguh pada budaya, menjunjung tinggi kebijaksanaan, dan terus mengukir kemajuan yang bermartabat.
Secara visual, logo tersebut merangkum empat elemen fundamental yang menjadi kekayaan Kabupaten Sumenep, mulai dari tari sintong, keris, batik, dan migas. Dari segi warna juga memiliki arti yang cukup mendalam.
Warna merah menonjolkan keberanian dan keteguhan menghadapi tantangan, warna kuning menyimbolkan kejayaan dan harapan akan masa depan yang sejahtera.
Kemudian, warna hijau memancarkan kesejukan, kerukunan, dan keharmonisan hidup bermasyarakat.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, logo Harjad Sumenep tahun 2027 memang diluncurkan tahun ini.
Hal itu dilakukan agar makna yang terkandung di dalam logo tersebut bisa dipahami oleh masyarakat.
"Logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep ini bukan sekadar simbol atau gambar, akan tetapi mencerminkan perjalanan sejarah, kekayaan budaya, dan optimisme masyarakat untuk terus bergerak maju," katanya.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu berharap makna yang terkandung di dalam logo Harjad Sumenep yang ke-758 bisa memberikan dampak positif bagi warga serta bisa menjadi pendorong kecintaan warga pada Kota Keris.
"Kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Pembangunan daerah hanya akan berhasil apabila seluruh elemen masyarakat memiliki komitmen yang sama untuk berkontribusi aktif sesuai kapasitasnya masing-masing," ucap Fauzi.
Fauzi mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama membangun Sumenep karena kalau hanya mengandalkan pemerintah, sangat sulit untuk berkembang.
"Makanya, kolaborasi pemerintah dan partisipasi warga harus terus dirawat demi memajukan Sumenep," tandasnya. (iqb/yan)
Editor : Amin Basiri