
SUMENEP, RadarMadura.id – Malam Senin di Taneyan Lanjang Pocang Temor, Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, Sumenep, terasa berbeda. Lantunan salawat Nabi, lagu Indonesia Raya, dan mars Ya Lal Wathan menggema bersamaan, Minggu (16/8) malam.
Acara bertajuk Senandung Cinta Nabi dan HUT Ke-81 Republik Indonesia itu menjadi penutup rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Kemerdekaan di kampung tersebut.
Kegiatan dipelopori Pemuda Pocang Temor (PPT). Warga memadati taneyan lanjang setelah salat Isya untuk mengikuti doa bersama.
Perwakilan PPT, Luqman Hakim, menyebut kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan warga. Tujuannya sederhana namun dalam. ”Untuk mendoakan para pahlawan dan mensyukuri kemerdekaan yang sudah kita nikmati hari ini,” ujarnya saat memberi sambutan.
Tahun ini terasa lebih istimewa. Peringatan HUT RI bertepatan dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. ”Karena bertepatan, sekalian kami menggelar peringatan maulid. Jadi satu paket, cinta Nabi dan cinta Tanah Air,” lanjut Luqman.
Menurut dia, suksesnya acara tidak lepas dari kekompakan warga Pocang Temor. Gerakan pemuda disambut hangat dan mendapat dukungan penuh dari para orang tua.

Menariknya, kaum perempuan juga ambil peran besar. Para pemuda putri tidak hanya mengurusi konsumsi, tetapi juga turun langsung ke lapangan.
Mereka mengecat tembok penahan tanah di sepanjang jalan utama kampung. Tangan-tangan mereka juga yang menghias taneyan lanjang dengan lampu hias merah putih dan deretan bendera kecil.
Hasil kerja kolektif itu membuahkan hasil. RT 007 Desa Cangkreng berhasil meraih juara pertama lomba kebersihan dan pernik agustusan tingkat desa. ”Hidup perempuan,” seru Luqman disanbut tepuk tangan hadirin.
Apresiasi juga datang dari Pengasuh Pondok Pesantren Tanwirul Hija Cangkreng, KH. A. Dumairi Asy’ari. Dia memuji semangat dan soliditas PPT dalam menggerakkan kegiatan positif.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




