SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sumenep mengalokasikan anggaran sebesar Rp 65.532.300 untuk pengadaan buku tahun ini.
Dari anggaran tersebut, sebanyak 800 eksemplar buku dari 240 judul dibeli untuk menambah koleksi perpustakaan.
Pustakawan Ahli Muda Dispusip Sumenep Agus Utomo menjelaskan, seluruh buku yang dibeli tahun ini diperuntukkan bagi Perpustakaan Daerah (Perpusda) Sumenep.
Sementara kebutuhan buku untuk layanan perpustakaan keliling telah direalisasikan pada tahun sebelumnya.
"Tahun ini kami memang hanya melakukan pengadaan buku untuk perpusda," ujarnya.
Menurut Agus, pengadaan buku tidak difokuskan pada kategori tertentu. Semua jenis buku mendapat porsi yang relatif sama.
Sebab, sebagian besar koleksi yang saat ini tersedia di perpusda merupakan terbitan lama sehingga perlu diperbarui.
"Tidak ada kategori yang diprioritaskan dalam pengadaan kali ini karena koleksi yang ada sekarang sebagian besar merupakan terbitan lama," terangnya.
Dia mengungkapkan, pengadaan buku dilakukan melalui sistem e-katalog. Pemesanan kepada penyedia telah selesai dilakukan dan seluruh buku yang dibeli sudah tiba di Sumenep.
Saat ini, ratusan buku tersebut masih disimpan di Gedung Rumah Dongeng Dispusip Sumenep sebelum dipindahkan ke perpusda.
"Sebelum ditempatkan di perpusda, buku-buku itu akan didata dan diklasifikasikan terlebih dahulu," katanya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sumenep M. Ramzi mengingatkan dispusip agar tidak hanya berfokus pada pengadaan buku setiap tahun.
Menurut dia, peningkatan budaya dan minat baca masyarakat juga perlu mendapat perhatian serius.
"Prioritaskan peningkatan minat baca ketimbang pengadaan rutin tahunan. Untuk apa banyak buku jika minat bacanya masih rendah," tegasnya. (tif/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti