Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

BPS Turunkan Ribuan Petugas, Berharap Seluruh Warga Bersedia Memberikan Data yang Sebenarnya

Amin Basiri • Selasa, 16 Juni 2026 | 09:03 WIB
BERJALAN LANCAR: Penutupan pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026 gelombang 4 di Hotel C1 Desa Kolor  Kecamatan Kota, Sabtu (13/6).
BERJALAN LANCAR: Penutupan pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026 gelombang 4 di Hotel C1 Desa Kolor  Kecamatan Kota, Sabtu (13/6).

SUMENEP, RadarMadura.id – Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Sumenep bakal dimulai sejak Senin (15/6) sampai Senin (31/8).

Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep sudah menyiapkan ribuan petugas untuk turun ke lapangan melakukan SE secara door to door.

Sasaran kegiatan SE tahun ini mencakup seluruh wilayah di Kota Keris. Nantinya, petugas akan melakukan sensus kepada 408.561 keluarga dan 187.293 tempat usaha.

Kepala BPS Kabupaten Sumenep Handoyo Wijoyo mengatakan, SE tahun ini akan dimulai sejak Senin (15/6).

Dalam program tersebut, institusinya menyiapkan ribuan petugas sensus.

"Mereka terdiri dari 182 petugas pemeriksa lapangan dan 1.354 petugas pendata lapangan," katanya.

Handoyo menuturkan, sebelum ke lapangan, para petugas sensus dibekali pelatihan selama tiga hari.

 Saat ini mereka sudah dipastikan paham konsep, definisi, dan metodologi pendataan SE 2026.

"Mereka juga dilatih dalam tata cara pengisian daftar pertanyaan maupun wawancara dengan masyarakat maupun pemilik usaha. Juga cara menggunakan aplikasi untuk menginput hasil wawancara lewat handphone mereka," ucapnya.

Handoyo menjelaskan, setelah melakukan wawancara, petugas akan menandai, mengambil foto rumah tiap keluarga, dan menempel stiker di bangunan sesuai penggunaannya. Setiap petugas memiliki wilayah tugasnya masing-masing.

"Ciri-ciri petugas di lapangan itu mengenakan rompi SE 2026, dilengkapi surat tugas dan identitas diri seperti digital dan ID card," ulasnya.

Dia berharap, seluruh petugas SE 2026 mengimplementasikan seluruh SOP pendataan yang sudah diperoleh selama pelatihan.

Dia juga berharap semua warga dapat menerima kedatangan petugas SE 2026, bersedia diwawancarai, dan memberikan data yang sebenarnya.

"Semoga kegiatan SE 2026 ini mendapatkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa. Caranya dengan ikut menyosialisasikan serta mengawasi pendataan di lapangan agar diperoleh data yang akurat, up to date, dan berkualitas," imbuh Handoyo. (iqb/yan)

Editor : Amin Basiri
#sensus ekonomi #Badan Pusat Statistik (BPS)