MAKKAH, RadarMadura.id – Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Sumenep yang meninggal dunia di Tanah Suci kembali bertambah. Hingga saat ini tercatat tiga tamu Allah asal Kota Keris wafat saat menjalankan ibadah di Arab Saudi.
Terbaru, jemaah yang dilaporkan meninggal dunia adalah Masniyatun Mistaje, 55, warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi. Perempuan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) Sub 79 itu mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit King Faisal Makkah setelah menjalani perawatan akibat infeksi ginjal akut.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep Ahmad Halimy menuturkan, pihaknya menerima informasi mengenai wafatnya Masniyatun dari Ketua Kloter 79. Menurutnya, almarhumah telah mendapatkan penanganan medis selama dua hari sebelum akhirnya meninggal dunia.
Menurutnya, kondisi kesehatan Masniyatun mulai menurun saat berada di Hotel Avan Tower. Petugas kesehatan sempat memberikan penanganan awal dan memasang infus. Namun, karena kondisinya tidak membaik, Masniyatun dirujuk ke Rumah Sakit King Faisal pada Selasa (9/6) dini hari.
”Setelah menjalani perawatan, Masniyatun meninggal dunia pada Selasa (9/6) sekitar waktu magrib,” terangnya.
Setelah dinyatakan meninggal, prosesi salat jenazah almarhumah dilaksanakan pada Kamis (11/6) pagi waktu setempat sebelum dimakamkan di Tanah Suci. Pihak penyelenggara haji juga telah menyampaikan kabar duka tersebut kepada pihak keluarga di Sumenep.
Dengan wafatnya Masniyatun, jumlah jemaah haji asal Sumenep yang meninggal dunia selama musim haji tahun ini menjadi tiga orang. Sebelumnya, Nawa Supatra, 60, warga Desa Kerta Barat, Kecamatan Dasuk, yang tergabung dalam kloter Sub 78, lebih dahulu meninggal saat menunaikan ibadah haji.
Selain itu, pada akhir Mei, Abd. Azib bin Rifa’I, warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, yang tergabung dalam kloter Sub 9 dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi.
Halimy menambahkan, seluruh jemaah haji asal Sumenep diimbau untuk terus menjaga kondisi fisik, mengingat rangkaian ibadah masih berlangsung. Dia meminta kepada jemaah agar segera melapor ke petugas kesehatan apabila mengalami kesehatan agar dapat memperoleh penanganan secepatnya.
”Seluruh jemaah haji Sumenep dijadwalkan mulai bergeser dari Makkah menuju Madinah pada Jumat (12/6),” tandasnya. (tif/han)
Editor : Amin Basiri