Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jemaah Haji Asal Sumenep Meninggal di Tanah Suci, Sempat Dirawat sebelum Wafat

Amin Basiri • Jumat, 5 Juni 2026 | 07:00 WIB
Makkah, foto oleh kanevl dari pexels
Makkah, foto oleh kanevl dari pexels

MAKKAH, RadarMadura – Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kabupaten Sumenep. Seorang jemaah bernama Nawa Supatra asal Desa Kerta Barat, Kecamatan Dasuk, dilaporkan meninggal saat menjalani perawatan, Rabu (3/6) waktu Arab Saudi.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumenep Ahmad Halimy mengutarakan,  kabar wafatnya jemaah haji itu disampaikan Ketua Kelompok Terbang (Kloter) 78 Said Syamsuri. Sebelum meninggal, Nawa Supatra sempat menjalani perawatan selama dua hari di rumah sakit.

Saat ini pihaknya masih menunggu laporan lengkap hasil diagnosis medis dari tenaga kesehatan yang menangani Nawa Supatra.

Namun pada umumnya, jemaah haji yang dirujuk ke rumah sakit mengalami masalah kesehatan yang cukup serius.

Kalau keluhan ringan, seperti batuk atau gangguan kesehatan biasa. Penanganannya cukup di tingkat kloter. Biasanya yang dirujuk ke rumah sakit memang membutuhkan perawatan lebih lanjut, jelasnya.

Halimy memaparkan, semua jemaah haji telah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Itu dilakukan satu minggu sebelum keberangkatan atau saat pelunasan biaya haji.

Kemudian, kesehatan jemaah haji kembali diperiksa saat di Asrama Haji. ”Apabila kondisi kesehatannya tidak memenuhi syarat, jemaah tidak akan diberangkatkan. Namun kondisi di Tanah Suci bisa berbeda karena faktor cuaca, kelelahan, dan proses adaptasi lainnya, ucapnya.

Ketua Kloter 78 Said Syamsuri menyampaikan, Nawa Supatra telah dirujuk ke Rumah Sakit King Faisal sebelum pelaksanaan Armuzna. Meski dalam keadaan dirawat, Nawa Supatra tetap difasilitasi saat mengikuti safari wukuf.

Sehingga dapat melaksanakan wukuf di Arafah sebelum kembali dirawat di rumah sakit. ”Dalam dua hari terakhir kondisinya dinyatakan kritis oleh dokter.

Almarhumah wafat Rabu (3/6) pukul 00.56 waktu Arab Saudi. Berdasarkan informasi medis, beliau menderita penyakit komplikasi, terangnya.

Saat ini jemaah kloternya masih menunggu pelaksanaan tawaf wada atau tawaf perpisahan sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah.

”Secara umum tidak ada kendala yang krusial. Permasalahan yang muncul hanya hal-hal teknis yang wajar terjadi, mengingat jumlah jemaah yang banyak dengan latar belakang dan karakter yang beragam, tandasnya. (tif/jup)

 

Editor : Amin Basiri
#Jemaah haji #wafat #sumenep #meninggal dunia