SUMENEP, RadarMadura.id – Pulau Kangean tahun ini mendapatkan tiga paket perbaikan jalan yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). Dua paket sudah selesai dikerjakan. Sementara satu paket sisanya masih dalam proses tender.
Dua paket yang sudah selesai dikerjakan tersebut adalah pemeliharaan berkala jalan Pelabuhan Batu Guluk–Pandeman dengan pagu anggaran Rp 4.626.869.600. Kemudian Rp 8.405.773.406 untuk rekonstruksi ruas jalan Pabian–Kangayan.
Sementara yang belum dikerjakan adalah rekonstruksi jalan Laok Jangjang–Kolo Kolo dengan pagu anggaran Rp 14.857.500.000. Tender proyek belasan miliar tersebut sempat gagal dan sekarang sedang dilakukan tender ulang.
Fungsional Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Pengelola Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sumenep Hanny Agus Andrian mengatakan, proyek rekonstruksi jalan Laok Jangjang–Kolo Kolo memang sudah lama diajukan tender.
Namun setelah diperiksa olehnya, terdapat beberapa dokumen yang masih kurang lengkap.
”Makanya, kami putuskan tendernya untuk digagalkan dulu. Sebab, terdapat kesalahan dalam dokumen pemilihan atau tidak sesuai dengan ketentuan. Kalau diteruskan nanti akan berisiko,” katanya.
Hanny menyampaikan, untuk saat ini proyek tersebut sudah dilakukan tender ulang. Sudah ada 20 rekanan yang mendaftar.
Namun, hanya ada tiga rekanan yang mengajukan penawaran, yaitu CV Geometrik Jaya Utama, CV Tosan, dan CV Terang Jaya.
”Sekarang masih tahapan evaluasi administrasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep Salamet Supriyadi menyatakan, tahun ini di Pulau Kangean memang terdapat proyek peningkatan infrastruktur jalan. Namun, anggarannya berasal dari DAK.
”Dua paket sudah selesai dikerjakan. Untuk yang rekonstruksi jalan Laok Jangjang–Kolo Kolo masih dalam proses tender,” ucapnya.
Menurut dia, lelang proyek DAK ini memang dilakukan lebih awal. Itu sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Tujuannya, agar proyek dapat segera direalisasikan dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.
”Kami upayakan yang satu paket itu nanti bisa selesai secepatnya sesuai dengan perencanaan yang sudah ada,” tegas Supriyadi. (iqb/yan)
Editor : Amin Basiri