Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Sumenep Salurkan 37 Hewan Kurban, Bupati Dorong Pengusaha Ikut Berkurban di Daerah

Amin Basiri • Kamis, 28 Mei 2026 | 06:12 WIB
SEMRINGAH: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo berfoto bersama dengan penerima hewan kurban di Gedung RPS Sumenep, Rabu (28/5)
SEMRINGAH: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo berfoto bersama dengan penerima hewan kurban di Gedung RPS Sumenep, Rabu (28/5)

SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali melaksanakan kegiatan penyerahan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaat daging kurban secara merata.

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa setiap tahun Pemkab Sumenep secara konsisten menghimpun dan menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat melalui berbagai lembaga dan pihak yang telah dipersiapkan pemerintah daerah.

Menurutnya, pelaksanaan kurban tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga dengan kondisi ekonomi kurang mampu.

Dia menegaskan, ke depan perlu ada formulasi dan pola yang lebih maksimal dalam pelaksanaan distribusi hewan kurban. Sebab, masih banyak masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan daging kurban, sehingga penyebarannya harus semakin diperluas dan tepat sasaran.

”Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat yang membutuhkan benar-benar bisa merasakan manfaat dari ibadah kurban,” katanya saat menyampaikan sambutan dalam acara penyaluran hewan kurban di Gedung RPS Dinsos P3A Sumenep, Rabu (27/5).

Bupati juga meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) agar mulai meningkatkan koordinasi dengan para mitra kerja dan pelaku usaha yang selama ini berinvestasi maupun menjalankan usaha di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, perusahaan maupun pengusaha yang memperoleh manfaat ekonomi dari Sumenep diharapkan turut menyalurkan hewan kurban di wilayah tersebut.

Distribusi hewan kurban tidak harus melalui pemerintah daerah. Penyaluran dapat dilakukan secara mandiri maupun melalui lembaga seperti Baznas. Namun yang paling penting, pendistribusiannya tetap dilaksanakan di Kabupaten Sumenep.

”Ke depan komunikasinya harus semakin ditingkatkan agar semakin banyak pihak yang berkurban di Sumenep,” tegasnya.

Untuk diketahui, total hewan kurban yang berhasil dihimpun dari organisasi perangkat daerah dan berbagai instansi di lingkungan Pemkab Sumenep tahun ini mencapai 37 ekor. Perinciannya, 9 ekor sapi dan 28 ekor kambing.

Tercatat terdapat 129 pemohon yang mengajukan permohonan bantuan penyaluran daging kurban secara tertulis. Meliputi 3 masjid, 57 musala, 10 yayasan, serta 59 organisasi sosial kemasyarakatan.

Adapun sasaran penerima manfaat daging kurban meliputi kaum duafa, fakir miskin, tukang becak, pasukan kuning, pemulung, hingga penyandang disabilitas. Masing-masing penerima memperoleh satu kilogram daging kurban.

Selain itu, lembaga penerima bantuan satu ekor kambing diwajibkan menyalurkan daging kepada sedikitnya 20 penerima dengan pembagian masing-masing satu kilogram.

Sedangkan lembaga penerima satu ekor sapi diwajibkan mendistribusikan daging kepada minimal 150 penerima dengan porsi yang sama. (tif/han)

Editor : Amin Basiri
#bupati sumenep #Qurban #idul adha