Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dua Kali Sehari Listrik Padam: Warga Desa Muangan Protes, Pelaku UMKM Menjerit

Amin Basiri • Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB
BEKERJA: Petugas PLN Sumenep tengah melakukan perbaikan jaringan listrik di Kecamatan Saronggi, Sumenep.
BEKERJA: Petugas PLN Sumenep tengah melakukan perbaikan jaringan listrik di Kecamatan Saronggi, Sumenep.

SUMENEP, RadarMadura.id – Warga Desa Muangan, Kecamatan Saronggi, mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi berulang dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Pemadaman itu disebut terjadi hampir dua hari sekali, biasanya berlangsung dari pukul 08.30 hingga 16.00 WIB. Akibatnya, aktivitas harian masyarakat terganggu.

Warga Desa Muangan, Kecamatan Saronggi, Ferli Wahyudi menuturkan, pemadaman itu berdampak pada banyak sektor.

Pelayanan di kantor desa terganggu, kegiatan belajar siswa terhambat, bahkan pelaku UMKM kesulitan menjalankan usaha karena listrik kerap padam dalam waktu cukup lama.

Menurutnya, pemadaman dilakukan dengan alasan pengerjaan penyulang baru.

Dia menilai proses pengerjaan berjalan lambat dan belum ada kepastian kapan akan selesai. Dalam sebulan terakhir, pemadaman sudah sekitar 10 kali.

”Di daerah lain, kalau ada pemadaman, untuk perbaikan itu cepat selesai. Di tempat kami justru berlarut-larut,” terangnya.

Sebab itu, dia meminta pihak PLN untuk segera menuntaskan pekerjaan agar aktivitas masyarakat kembali normal.

Selain itu, dia berharap juga ada keterbukaan informasi terkait jadwal pemadaman dan progres pengerjaan di lapangan. 

Bahkan menurutnya, masyarakat juga meminta adanya kompensasi apabila pemadaman terus terjadi di luar batas kewajaran.

Menanggapi hal tersebut, Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sumenep Achmad Suaidi menjelaskan bahwa pemadaman terjadi karena adanya pemeliharaan dan penguatan jaringan distribusi listrik.

Pekerjaan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Achmad menyebut dampak pekerjaan tidak hanya dirasakan warga Desa Muangan, tetapi juga sejumlah wilayah lain seperti Desa Kacongan, Perumahan Satelit, dan Perumahan Saronggi. Sementara pusat pekerjaan berada di wilayah Desa Tanjung.

”Penghentian sementara aliran listrik itu merupakan bagian dari proses peningkatan sistem jaringan secara bertahap. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait mengenai jadwal pekerjaan serta estimasi penormalan listrik,” terangnya.

PLN ULP Sumenep, kata Achmad, telah melakukan berbagai langkah percepatan seperti patroli jaringan, penguatan konstruksi, serta perbaikan pada titik-titik yang membutuhkan penanganan khusus.

Monitoring sistem juga dilakukan secara intensif agar pekerjaan segera rampung.

”Jadi, pemadaman itu bukan disebabkan kekurangan daya maupun gangguan sistem, melainkan pekerjaan terencana untuk memperkuat jaringan distribusi listrik agar pasokan ke pelanggan menjadi lebih aman dan stabil,” ucapnya.

Pihaknya memastikan, proses pengerjaan terus dipercepat agar kondisi kelistrikan di Desa Muangan dan sekitarnya segera kembali normal.

Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat dan meminta dukungan agar pekerjaan berjalan lancar.

”Gunakan aplikasi PLN Mobile maupun contact center PLN 123 untuk mendapatkan informasi dan juga melaporkan gangguan kelistrikan,” tandasnya. (tif/han)

Editor : Amin Basiri
#sumenep #pemadaman listrik #pln