Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Optimalkan Pelayanan di Kantor Cabang, Produk BPRS Semakin Diminati Nasabah

Amin Basiri • Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:12 WIB
ANTRE: Masyarakat saat mendapatkan pelayanan di Kantor Pusat BPRS Bhakti Sumenep di Jalan Trunojoyo, Bangselok, Kecamatan Kota.
ANTRE: Masyarakat saat mendapatkan pelayanan di Kantor Pusat BPRS Bhakti Sumenep di Jalan Trunojoyo, Bangselok, Kecamatan Kota.

SUMENEP, RadarMadura.id – BPRS Bhakti Sumekar terus mengoptimalkan pelayanan terhadap nasabahnya.

Salah satunya melalui perluasan jangkauan pelayanan dengan menambah kantor cabang baru di Kecamatan Pasean, Pamekasan, yang telah diluncurkan pada Rabu (1/10/2025). 

Dirut PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Hairil Fajar menjelaskan, kantor baru tersebut menunjukkan progresivitas yang signifikan hingga kini.

Terhitung berjalan tujuh bulan sampai sekarang operasionalisasi di Kantor Cabang Pasean cukup diminati masyarakat. 

”Kebetulan saat ini harga emas naik, jadi pelayanan kami juga berdampak secara positif,” terangnya. 

Fajar menerangkan, pembukaan kantor cabang di luar daerah sebenarnya menjadi sebuah tantangan tersendiri.

Menurutnya, berbeda dengan pembukaan kantor cabang di wilayah lokal Kabupaten Sumenep. 

”Kalau di Sumenep tentu lebih mudah dan cepat untuk ditingkatkan, sedangkan di luar daerah membutuhkan kerja keras yang lebih maksimal,” terangnya. 

Menurutnya, saat ini karyawan BPRS Bhakti Sumekar Kantor Cabang Pasean terus mengoptimalkan sosialisasi kepada masyarakat.

Langkah jemput bola dengan mendatangi sejumlah pelaku usaha, tokoh masyarakat hingga kepala desa konsisten dimaksimalkan.

”Alhamdulillah, hasilnya masyarakat cukup minat terhadap produk layanan keuangan yang ada di BPRS, mulai dari produk layanan gadai, tabungan, hingga deposito,” ucapnya.

Selain itu, layanan kredit pinjaman modal juga cukup diminati nasabah.

Hanya, saat ini pemerintah makin memperketat sistem laporan keuangan yang berkaitan dengan produk kredit pinjaman modal. 

”Pemerintah melalui kementerian sedang melakukan penataan sistem integrasi laporan keuangan. Makanya, ketentuan yang diberlakukan cukup ketat,” tandasnya. (tif/han)

Editor : Amin Basiri
#kantor cabang #sumenep #bprs bhakti sumekar