Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tak Sesuai Selera, Murid SD Buang Menu MBG dari SPPG Sumenep Pasongsongan Campaka

Amin Basiri • Rabu, 20 Mei 2026 | 19:47 WIB
BUTUH EVALUASI: Menu MBG yang disalurkan oleh SPPG Sumenep Pasongsongan Campaka sengaja tidak dikonsumsi murid dan dikumpulkan di sebuah ember
BUTUH EVALUASI: Menu MBG yang disalurkan oleh SPPG Sumenep Pasongsongan Campaka sengaja tidak dikonsumsi murid dan dikumpulkan di sebuah ember

 

SUMENEP, RadarMadura.id – Murid SD dikabarkan membuang menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep Pasongsongan Campaka. Penyebabnya, menu tersebut dinilai tidak sesuai dengan selera penerima manfaat.

Seorang guru yang meminta identitasnya dirahasiakan membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, beberapa jenis makanan memang kerap tersisa ketika pelajar tidak menyukai menu MBG yang didistribusikan SPPG.

"Kalau menu yang tadi (Senin, 18/5) menunya es kacang hijau. Tapi kemudian dibuang karena tidak sesuai selera saat dikonsumsi pelajar," katanya.

Menurut dia, menu yang disalurkan oleh dapur yang berada di bawah naungan Yayasan Rizki Haqiqi itu sempat ditendang oleh sejumlah murid. Agar tidak berserakan di halaman, pihak guru kemudian mengumpulkan makanan tersebut ke ember.

"Ini bukan kejadian yang pertama. Sebelumnya, anak didik juga enggan mengonsumsi menu MBG. Salah satunya telur rebus karena menebarkan aroma kurang sedap," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Sumenep Pasongsongan Campaka, Diaz Amrullah, mengakui bahwa menu es kacang hijau tersebut dari dapur yang dikelolanya dan disalurkan pada Senin (18/5). Dia memerinci, dalam menu yang disalurkan selain kacang hijau juga ada roti, buah melon, dan telur puyuh.

"Terkait dengan menu yang dibuang oleh penerima manfaat, hingga saat ini masih belum ada keluhan dari guru maupun penerima," terangnya.

Diterangkan, penyaluran menu tanpa nasi ditegaskan tidak melanggar regulasi. Sebab, Badan Gizi Nasional (BGN) memperbolehkan asal kandungan gizinya terpenuhi. "Menu es kacang hijau itu memang inisiatif kami, tetapi terkadang murid request ke kami," tuturnya.

Ditambahkan, apabila terdapat sesuatu yang mau disampaikan terkait menu yang disalurkan oleh dapurnya, dia berharap langsung dilaporkan ke lembaganya. Sehingga, bisa segera dicarikan solusi.

"Laporkan ke kami, biar langsung dievaluasi," tandasnya. (tif/yan)

Editor : Amin Basiri
#SPPG Sumenep Pasongsongan Campaka #Menu MBG