Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tiga Rekanan Gugur dalam Tender Proyek Pembangunan Jalan Lingkar Bandara Senilai Rp 2,6 Miliar

Hera Marylia Damayanti • Minggu, 17 Mei 2026 | 21:38 WIB

Grafis dibantu AI

Grafis dibantu AI

SUMENEP, RadarMadura.id Proyek pembangunan jalan lingkar bandara, Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep, hampir dipastikan digarap CV Mata Air Indah. 

Perusahaan asal Sumenep itu dinilai memenuhi syarat untuk mengerjakan proyek tersebut. Saat ini proses tender masuk tahap masa sanggah.

Proyek dengan Kode RUP 66899831 ini bersumber dari APBD 2026 dengan pagu anggaran Rp 2.628.080.500.

Jenis pengadaannya berupa pekerjaan konstruksi di bawah satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep. 

Berdasarkan data yang dimiliki koran ini, proyek tersebut ditawar empat rekanan. Yakni CV Linggis Nusantara menawar senilai Rp 2.363.323.274.

Lalu CV Putra Gilang menawar seharga Rp 2.491.992.625. Kemudian CV Mata Air Indah mengajukan penawaran Rp 2.536.633.048 dan CV Asri Karya menawar sebesar Rp 2.586.525.439.

Fungsional Unit Kerja Pengelolaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Pengelolaan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sumenep Hanny Agus Andrian mengatakan, proyek Jalan Lingkar Bandara sudah lama ditender.

Setiap tahapannya dilakukan secara terbuka, baik saat pengecekan dokumen persyaratan dan yang lainnya.

”Sekarang tendernya memasuki tahapan akhir, yaitu masa sanggah,” katanya.

Hanny menjelaskan hasil evaluasi panitia dalam tender tersebut. Proyek tersebut diketahui diikuti 19 rekanan, tapi hanya empat perusahaan yang mengajukan penawaran.

Dari keempat rekanan tersebut, CV Linggis Nusantara gugur karena surat dukungan material tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam dokumen pemilihan.

Sementara CV Putra Gilang tidak melampirkan bukti penguasaan alat pada peralatan utama.

Adapun CV Asri Karya tidak dipilih karena penawarannya masih terbilang tinggi. ”Makanya CV Mata Air Indah ditetapkan sebagai pemenang,” terangnya.

PROYEK LANJUTAN: Lokasi proyek Jalan Lingkar Bandara di Desa Kacongan Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (16/5). (MOH. IQBAL/JPRM)
PROYEK LANJUTAN: Lokasi proyek Jalan Lingkar Bandara di Desa Kacongan Kecamatan Kota Sumenep, Sabtu (16/5). (MOH. IQBAL/JPRM)

Batas masa sanggah tender tersebut berakhir pada Selasa (19/5). Apabila tidak ada peserta yang mengajukan sanggahan, maka secara otomatis CV Mata Air Indah akan ditetapkan sebagai pemenang proyek tersebut.

”Kalau tidak ada sanggahan, maka akan kita lanjutkan ke tahapan selanjutnya yaitu surat penunjukan penyedia barang dan jasa serta penandatanganan kontrak,” ungkap Hanny.

Terpisa, Ketua Komisi III DPRD Sumenep M. Muhri menyatakan, pemenang tender proyek tersebut harus mengerjakan dengan sebaik mungkin.

Jangan sampai melenceng dari rencana anggaran biaya (RAB) yang sudah ditetapkan. Pengawasan di lapangan juga harus dimaksimalkan.

”Yang jelas nanti kita juga akan ikut mengawasi proyek tersebut. Kita harap pekerjaannya dimaksimalkan,” pesannya.

Dengan pagu anggaran Rp 2,6 miliar, jalan yang akan dibangun kurang lebih 400 meter.

Pekerjaannya meliputi pengupasan lahan eksisting, lalu penimbunan lahan yang diperkuat dengan pemasangan beronjong. Jenis pekerjaan proyek tersebut sama seperti tahun lalu. 

Sekadar diketahui, pembangunan jalan lingkar bandara merupakan kelanjutan dari tahun lalu. Pada APBD 2025, jalan lingkar bandara digarap oleh CV Asri Karya.

Rekanan dari Kelurahan Bangselok, Sumenep itu memenangkan tender dengan harga Rp 2.660.775.354. (iqb/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#CV Mata Air Indah #proyek Jalan Lingkar Bandara #pemenang proyek #empat rekanan #pembangunan jalan