SUMENEP, RadarMadura.id – Puskesmas Saronggi kembali memberikan layanan Keluarga Berencana (KB) dengan menggelar kegiatan pelepasan dan pemasangan implan secara gratis dan terstandar pada Selasa (5/5).
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Verlos Kamer (VK) atau persalinan ini diikuti 30 peserta.
Proses pemasangan implan dilakukan langsung oleh tim bidan terlatih dengan menerapkan prinsip aman, steril, dan konseling menyeluruh sebelum tindakan. Harapannya, setiap peserta dapat menikmati layanan tersebut secara optimal.
Kepala Puskesmas Saronggi drg. Nurul Latifa, M.Kes mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen puskesmas dalam mendukung program kesehatan reproduksi.
Maka dari itu, dilakukan dengan sebaik mungkin dengan tetap memperhatikan keamanan pasien.
”Kami ingin memastikan setiap ibu mendapat pilihan kontrasepsi yang aman, efektif, dan sesuai kondisi kesehatannya,” katanya.
Menurut dia, selama kegiatan, peserta terlebih dahulu menjalani skrining tekanan darah, penimbangan berat badan, dan anamnesis riwayat kesehatan.
Juga konseling mengenai efek samping dan perawatan pasca pemasangan.
Setelah tindakan, setiap peserta mendapat kartu kontrol dan edukasi untuk kembali kontrol bila ada keluhan.
”Kesehatan reproduksi bukan hanya soal menunda kehamilan, tetapi juga memberi ruang bagi ibu untuk menjaga kesehatan, merawat anak dengan optimal, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kami rutin membuka layanan implan setiap bulan,” ucap Nurul.
Nurul mengimbau masyarakat yang ingin berkonsultasi tentang KB implan atau metode lainnya untuk langsung ke puskesmas maupun pustu dan bidan terdekat.
”Kami berkomitmen untuk menjamin kesehatan masyarakat. Jadi, jangan takut untuk konsultasi kesehatan. Kami akan selalu ada untuk masyarakat,” imbuhnya. (iqb/yan)
Editor : Amin Basiri