SUMENEP, RadarMadura.id – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep mulai memanaskan mesin politik.
Meski pelaksanaan pemilu masih lama, konsolidasi mulai digelar sejak dini.
Sebab, partai berlogo banteng tersebut menargetkan 15 kursi DPRD Sumenep pada Pemilu 2029.
Sekitar seribu kader partai berkumpul di Gedung Islamic Center Bindara Saod, Desa Batuan, Minggu (26/4).
Baca Juga: PDIP Beri Peran Lebih untuk Gen Z dan Perempuan
Mereka berkumpul untuk mengikuti Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah bersama jajaran pengurus juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, musancab dihadiri sekitar seribu kader dari tingkat PAC, ranting, hingga anak ranting se-Kabupaten Sumenep.
Musancab bukan hanya sekadar perubahan pengurus, melainkan momentum memperkuat mesin partai sebelum menghadapi pemilu.
”PDI Perjuangan akan terus bersama-sama dengan rakyat,” tutur Fauzi di hadapan para kader partai.
Fauzi menyatakan, pengurus DPC memiliki komitmen yang sama seperti Pemilu 2024.
Baca Juga: Halal Bihalal PDIP Jatim, Said Abdullah Ajak Perkuat Persatuan NU–Nasionalis di Era Post-Truth
Yakni menang bersama rakyat. Karena itu, pihaknya mematok kursi tinggi pada pemilu berikutnya, yakni 15 kursi DPRD Sumenep.
”Kami sepakat berupaya semampu kami, targetnya di angka 15 kursi. Tentunya butuh dukungan semua pihak,” ungkap politikus yang menjabat bupati Sumenep tersebut.
Fauzi menyatakan, kegiatan partai berjalan sesuai arahan DPP dan DPD. Sesuai instruksi, seluruh kader turun ke masyarakat.
Dia berharap, musancab melahirkan PAC terbaik yang siap bertarung di pemilihan legislatif maupun eksekutif mendatang.
”Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan pengurus PAC yang siap bertarung untuk meraih kemenangan. Kami yakin yang hadir di sini berharap PDI Perjuangan ke depan semakin jaya,” tuturnya.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim MH Said Abdullah mengapresiasi soliditas kader partai di Kota Keris.
Dia mengingatkan para kader agar memegang teguh jati diri PDI Perjuangan.
”Jangan pernah ragu pada PDI Perjuangan. Kami tidak kehabisan stok karena tiap tiga bulan melakukan kaderisasi di berbagai tingkatan, dibekali visi partai dan ideologi,” tegasnya.
Said juga melontarkan peringatan keras bagi kader yang bermain dua kaki.
Di hadapan ribuan kader partai, dia meminta agar terus berjuang bersama rakyat sesuai arahan pimpinan partai.
”Saya ingatkan kepada siapa pun di antara kita, jangan sekali-kali melanggar aturan partai, menjual partai, merusak nama partai. Kalau ketahuan, partai akan mengambil tindakan tegas bagi siapa pun dan tidak melihat jabatan apa pun,” pesannya.
Said mengajak para kader terus gotong royong dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
Musancab serentak ini menjadi tahapan awal konsolidasi PDI Perjuangan Sumenep untuk menghadapi pemilu selanjutnya.
Yakni, dengan fokus pada penguatan struktur hingga tingkat anak ranting dan memperluas kerja kerakyatan.
”Banggalah kita sebagai keluarga PDI Perjuangan. Kita terbiasa gotong royong, jadikan musancab ini sebagai sarana regenerasi, khususnya di Sumenep,” tukasnya. (iqb/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti