Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Sumenep Komitmen Sukseskan Program Desa Cantik

Amin Basiri • Kamis, 23 April 2026 | 09:34 WIB

 

BERWIBAWA: Wabup Sumenep KH Imam Hasyim saat menghadiri acara Pencanangan dan Sosialisasi Desa Cantik 2026 di aula DPMD Sumenep pada Selasa (21/4). 
BERWIBAWA: Wabup Sumenep KH Imam Hasyim saat menghadiri acara Pencanangan dan Sosialisasi Desa Cantik 2026 di aula DPMD Sumenep pada Selasa (21/4). 

SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah berkomitmen untuk mendorong penguatan data di tingkat desa, yakni melalui program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), agar sasaran pembangunan di tingkat desa bisa lebih tepat sasaran.

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep KH Imam Hasyim mengatakan, data statistik di tingkat desa saat ini masih belum sempurna.

Padahal, keberadaannya cukup penting karena data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan fondasi penting dalam perencanaan pembangunan. 

”Apabila perencanaan pembangunan tidak memiliki dukungan data yang valid, bisa berpotensi menimbulkan permasalahan, mulai dari program tidak sesuai kebutuhan masyarakat hingga sulitnya melakukan pengawasan dan evaluasi,” katanya.

Kiai Imam menyampaikan, saat ini pemerintah hadir melalui program Desa Cantik.

Keberadaannya diharapkan menjadi titik awal untuk menuju desa yang mandiri secara statistik dan cerdas dalam pengambilan keputusan berbasis data. Mengingat, data merupakan dasar dalam menentukan arah kebijakan serta prioritas pembangunan.

”Kami memandang, dengan data yang baik bisa merencanakan program tepat sasaran, pelaksanaannya terarah, serta mengevaluasi dengan jelas, sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan,” ucapnya.

Baca Juga: DPRD Sumenep Soroti Ketimpangan Pasar Tradisional dan Modern

Saat ini pemerintah sudah mencanangkan beberapa desa sebagai Desa Cantik 2026, yakni Desa Ketawang Karay, Bataal Timur, dan Desa Billapora Barat.

 Untuk menyukseskan itu semua, dinas terkait diharapkan terus bersinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep.

”Pemerintah daerah mengharapkan semakin banyak desa yang mampu mengimplementasikan prinsip Desa Cantik, demi meningkatkan kualitas pembangunan berkelanjutan,” kata Kiai Imam. (iqb/yan) 

Editor : Amin Basiri
#Desa Cantik 2026 #sumenep #statistik