Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Anggaran Rekonstruksi Jalan Capai Puluhan Miliar, Wakil Rakyat Minta Pengawasan Diperketat

Amin Basiri • Minggu, 19 April 2026 | 10:28 WIB
RUSAK PARAH: Kondisi jalan penghubung dua kecamatan yang berlokasi di Desa Giring Kecamatan Manding, Kamis (16/4).
RUSAK PARAH: Kondisi jalan penghubung dua kecamatan yang berlokasi di Desa Giring Kecamatan Manding, Kamis (16/4).

 

SUMENEP, RadarMadura.id - Anggaran rekonstruksi jalan di tahun ini fantastis. Pemerintah kabupaten Sumenep menyediakan dana Rp 50.370.602.350 untuk peningkatan struktur jalan.

 Legislatif mengingatkan pelaksanaan proyek tersebut harus maksimal.

 Ketua Komisi III DPRD Sumenep, M Muhri mengatakan, anggaran yang disediakan pemerintah untuk rekonatruksi jalan memang cukup besar.

Makanya, dalam pelaksanaanya nanti harus dilakukan sebaik mungkin. Yakni pengerjaan proyeknya tidak boleh melenceng dari rencana anggaran biaya (RAB) yang sudah dibuat.

“Anggarannya itu kan terdiri dari banyak paket pekerjaan. Jadi pekerjaanya nanti harus baik,” katanya.

  Muhri menyampaikan, yang terpenting lagi nanti dinas terkait harus proaktif. Yakni benar-benar mengawasi pekerjaan proyek tersebut.

Agar rekanan tidak sembarangan dalam mengerjakan proyek dari uang negara itu.

 “Saya tidak ingin proyek rekonatruksi jalan di Sumenep itu cepat rusak. Makanya pengawasannya diperketat,” ucapnya.

 Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep, Salamet Supriyadi mengatakan anggaran puluhan miliar itu sebagian ada yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).

Untuk rekonstruksi jalan yang dari DAK itu sebesar Rp 8,5 miliar. Yaitu untuk rekonstruksi jalan Pabian-Kangayan.    

  “Untuk sisanya itu dari APBd Sumenep. Semoga tidak ada evisiensi anggaran,” katanya.

Supriyadi memastikan, pelaksanaannya nanti akan dilakukan dengan maksimal.

Dalam setiap pekerjannya itu institusinya sudah melibatkan konsultan pengawas. 

“Kita upayakan berjalan maksimal,” imbuhnya. (iqb)

Editor : Amin Basiri
#anggaran #proyek #dak