SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Penanganan kasus penganiayaan yang menimpa Khaliq, warga Desa Banuaju Barat, Kecamatan Batang-Batang, belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Hingga kemarin (13/4), terduga pelaku berinisial BR bersama istrinya, IN, warga Desa Grujugan, Kecamatan Gapura, belum ditetapkan sebagai tersangka.
Kasus tersebut kini telah dilimpahkan dari Polsek Gapura ke Polres Sumenep.
Kanitreskrim Polsek Gapura Aipda Arief mengatakan, penanganan perkara masih berlanjut.
Namun, sudah bukan lagi menjadi kewenangan pihaknya. ”Perkara Pak Khaliq sekarang sudah dilimpahkan ke Polres Sumenep,” ujarnya.
Saat ditanya terkait perkembangan lebih lanjut, termasuk apakah perkara telah melalui gelar kasus, Arief enggan memberikan keterangan. Dia menyarankan agar konfirmasi dilakukan langsung ke polres.
”Langsung ke polres, karena bukan lagi di kami,” tegasnya.
Terpisah, kuasa hukum pelapor, Nadianto, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan pelimpahan perkara tersebut.
Baca Juga: Pemanfaatan Aset Daerah untuk Gerai KDMP Perlu Regulasi
Dia berharap Polres Sumenep dapat segera menangani kasus ini secara serius.
”Semoga polres bergerak cepat agar pelaku segera ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.
Sementara itu, Kasihumas Polres Sumenep Kompol Widiarti mengaku belum mengetahui secara detail perkembangan perkara tersebut.
Dia menyebut masih akan berkoordinasi dengan penyidik yang menangani.
”Saya akan koordinasi dulu dengan penyidiknya, karena belum mengetahui sejauh mana perkembangan kasusnya,” ujarnya.
Untuk diketahui, kasus ini dilaporkan oleh JKW, keluarga korban, ke Polsek Gapura dengan nomor laporan: LP/B/2/II/2026/SPKT/Polsek Gapura/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur.
Peristiwa penganiayaan terjadi di jalan raya Pasar Longos, Kecamatan Gapura, pada Jumat (20/2) sore.
Saat itu korban dipanggil oleh BR dan istrinya, IN. Lalu, keduanya diduga melakukan penganiayaan.
Motif penganiayaan diduga dilatarbelakangi dendam pribadi terkait persoalan usaha.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di mata kanan serta luka di bagian leher belakang yang diduga akibat cakaran. (iqb/han)
Editor : Amin Basiri