Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Cabdindik Dukung Guru Terus Berinovasi, Doakan Masuk Juara EJIES Tingkat Jawa Timur

Amin Basiri • Jumat, 10 April 2026 | 08:24 WIB
VISIONER: Kepala Cabdindik Jatim Wilayah Sumenep Rusliy.
VISIONER: Kepala Cabdindik Jatim Wilayah Sumenep Rusliy.

 

SUMENEP, RadarMadura.id – Rangkaian East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026 masih bergulir. Event yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mulai memunculkan inovator terbaik di bidang pendidikan. Tiap kabupaten sepuluh guru inovator.

Sepuluh guru itu berasal dari beberapa lembaga pendidikan dengan judul inovasi masing-masing. Perinciannya, Dina Fitania dari SMAN 1 Kalianget (Digital Habit Curve Berbasis Pemodelan Matematika untuk Penguatan Karakter dan Pengendalian Kecanduan HP), Suaidah dari SMAN 1 Ambunten (Menumbuhkan Mentalitas Wirausaha Siswa SMAN 1 Ambunten), dan Samsul Arifin dari SMKN 1 Sumenep dengan judul SMART-LAN (Smart Assessment via Local Area Network).

Selanjutnya, Afifurrahman dari SMAN 1 Lenteng (Sagu Sakti - Samu Saksi - Satu Guru Satu Digitalisasi, Satu Murid Satu Aplikasi), Narendra Hendi Mahardika dari SMAN 1 Bluto berjudul KARAPAN (Knowledge and Resource Application for Progressive Academic Navigation), dan Aisyah Fiyanti dari SMAS Plus Miftahul Ulum (Pemanfaatan Canva Code AI dalam Pembuatan Kalkulator Kimia pada Materi Konsep Mol).

Kemudian, Ema Yuliatin SMAS Plus Miftahul Ulum (Investigasi Boraks dan Formalin pada Tahu dengan Indikator Alami melalui Pembelajaran PjBL-STEM) dan Iwan Riyono Efendi dari SMAN 1 Masalembu (Navigasi: Nalar Visual Geografi Simulasi Melalui Stellarium di SMA Negeri 1 Masalembu).

Baca Juga: Cabdindik Sumenep Gelar Rakor Mama Mau Naik Kelas, Bahas Evaluasi SNBP dan TOBK

Lalu, Apri Sugian Hady dari SMKN 1 Arjasa (Eco Oil Service: Strategi Penjualan Oli Gratis Jasa dengan Skema Tukar Sampah untuk Solusi Lingkungan Hijau di Sekitar SMKN 1 Brondong) dan Ali Badwi dari SLB Negeri Saronggi dengan judul inovasi Casa (Cafe Saronggi).

Kepala Cabdindik Jatim Wilayah Sumenep Rusliy bangga para guru di bawah naungannya masuk sepuluh terbaik tingkat kabupaten. Dia berharap para pendidik itu punya komitmen kuat untuk mengembangkan inovasi yang sudah dimiliki.

”Paling tidak salah satu dari antara mereka bisa menempati posisi terbaik apakah itu di juara 1, 2, 3,” katanya. ”Saya akan terus men-support dan memotivasi teman-teman untuk mengembangkan inovasi-inovasi pembelajarannya,” tambah Rusliy.

Rusliy berencana akan mengembangkan inovasi para guru itu dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Seperti dalam bentuk lomba-lomba penilaian di tingkat Cabdindik Sumenep.

Manajer Event Jawa Pos Radar Madura Mohammad Sugianto menjelaskan, EJIES 2026 merupakan program strategis Dispendik Jawa Timur dalam memperkuat kualitas pendidikan. Peserta dari Sumenep 31 guru.

”Program ini tidak sekadar lomba. Ini adalah upaya serius untuk mendorong penguatan literasi digital, peningkatan mutu pembelajaran, serta penguasaan kompetensi abad ke-21,” ungkapnya. (luq/han)

Editor : Amin Basiri
#guru inovator #EJIES Jatim 2025