SUMENEP, RadarMadura.id – Nur Fajjriyah, S.H. harus pintar mengatur waktu. Sebab, jaksa kelahiran Sampang itu memiliki tugas ganda.
Selain menjadi jaksa di Kejari Sumenep, dia juga memiliki tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga.
Alumnus SDN Rongtengah IV Sampang itu kini menjadi satu-satunya jaksa perempuan di Kejari Sumenep.
Selain harus menghadiri sidang, dia juga harus menunaikan tugas lainnya di kantor, seperti menghadiri sosialisasi ke sejumlah instansi dan tempat lainnya.
Meski demikian, alumnus SMPN 1 Sampang dan SMAN 2 Sampang itu tetap bisa mengatur waktu bersama keluarga dengan baik.
Tanggung jawabnya dalam mengurus suami dan anak tidak pernah diabaikan, termasuk mendampingi sang anak saat beraktivitas di sekolah.
Nur Fajjriyah, yang merupakan alumnus Universitas Madura, semula menjadi staf di Subbag Tata Usaha di Kejari Sumenep.
Setelah mendapatkan promosi menjadi jaksa, dia berdinas di Kejari Barito Kuala, Kejati Kalimantan Selatan, sebelum kembali ke Kejari Sumenep hingga sekarang.
"Menjadi bagian keluarga korps adhyaksa memang impian saya sejak kecil. Karena itu, saya mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti seleksi hingga akhirnya bisa menjadi jaksa," katanya.
Jaksa yang akrab disapa Nur itu mengaku, tawaran untuk promosi jabatan dari institusi sangat terbuka luas.
Namun, dia memutuskan untuk tidak mengambil kesempatan tersebut karena ingin tetap dekat dengan keluarga.
"Saya ingin tetap dekat dengan keluarga, karena itu saya lebih memilih keluarga daripada jabatan dan pangkat lebih tinggi," ulasnya.
Baca Juga: Kisah BRILink Rieche Endah, Permudah Akses Bank hingga Ciptakan Lapangan Kerja di Sumbawa
Nur menambahkan, mengatur waktu tidaklah mudah, tetapi dia sejak awal berkomitmen untuk melaksanakan tugas dari pimpinan dengan baik dan penuh tanggung jawab.
"Memang harus mampu mengatur dengan baik antara tugas kedinasan dengan keluarga. Terkadang, saya harus lembur, bahkan sesekali ngantor pada Sabtu dan Minggu, sebagai bentuk tanggung jawab sebagai abdi negara," imbuhnya. (iqb/yan)
Editor : Amin Basiri