SUMENEP, RadarMadura.id – Semangat gotong royong dibuktikan pemuda Pocang Timur, Kecamatan Lenteng, Sumenep. Mereka berhasil membangun gapura kampung tanpa bantuan anggaran pemerintah sepeser pun.
Gapura itu dibuat secara swadaya masyarakat Kampung Pocang Timur. Semua pembiayaan ditanggung bersama. Pengerjaan juga digarap bersama.
Biaya pembuatan gapura jalan utama kampung itu menghabiskan sekitar Rp 10 juta.
Uang itu diperoleh dari kantong-kantong warga. Tiap warga tidak ditarget nominal tertentu.
”Itu jika dihitung semua dengan biaya pengerjaan. Semua biaya ditanggung bersama seikhlasnya,” ungkap salah seorang warga Pocang Timur, Desa Cangkreng, Lukman Hakim AG.
Dia menambahkan, keberhasilan pembangunan gapura tidak semata karena adanya uang.
Namun, semangat kebersamaan warga jauh lebih bernilai menyukseskan rencana tersebut.
”Inisiatif Pemuda Pocang Timur ini patut diapresiasi. Mereka membuktikan bahwa dengan semangat kebersamaan bisa mewujudkan pembangunan tanpa harus menunggu anggaran pemerintah,” jelas Luqman.
Di gapura yang dibangun di dekat SDN Cangkreng dan balai Desa Cangkreng tersebut tertulis ”Kampong Pocang Temor”.
Pemilihan kosakata Bahasa Madura sebagai bentuk kepedulian warga untuk melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah.
”Melalui gapura ini kami berpesan kepada generasi muda agar bercita-cita setinggi mungkin, tapi tetap mengakar pada budaya,” kata penulis beberapa buku berbahasa Madura itu. (luq)
Editor : Amin Basiri