SUMENEP, RadarMadura.id – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam mengawal kelancaran arus mudik hingga palaksanaan salat ied.
Koordinasi lintas sektoral bersama aparat keamanan dan instansi terkait juga telah dilakukan, terutama untuk menjamin mobilitas masyarakat kepulauan yang bergantung pada transportasi laut.
Menurut Fauzi, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pada momentum mudik menjadil hal krusial agar warga dapat merayakan hari kemenangan dengan rasa aman dan nyaman.
Pelayanan publik, termasuk layanan kesehatan dan transportasi dipastikan tetap siaga meski sebagian aparatur menjalani cuti bersama.
”Kami ingin seluruh masyarakat bisa merayakan lebaran dengan tenang. Pemerintah hadir untuk memastikan pelayanan tetap berjalan, sehingga warga merasa aman dan nyaman,” tegasnya.
Tak hanya soal kesiapan teknis, aspek keselamatan selama arus mudik juga tak luput dari perhatian.
Karena itu, dia mengimbau masyarakat yang hendak pulang kampung agar mempersiapkan perjalanan secara matang, mulai dari kondisi fisik hingga kelayakan kendaraan, serta disiplin mematuhi aturan lalu lintas.
”Rayakan lebaran dengan penuh suka cita, tetapi tetap tertib dan tidak berlebihan. Keselamatan adalah yang utama,” katanya.
Bupati Fauzi juga menyoroti potensi gangguan ketertiban saat malam takbiran. Dia mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan konvoi berlebihan yang dapat membahayakan pengguna jalan lain maupun mengganggu ketentraman umum.
Orang nomor satu di Kota Keris itu mengajak masyarakat menjadikan momen lebaran sebagai ruang memperkuat nilai persaudaraan dan kepedulian sosial.
”Idul fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi momentum untuk saling memaafkan, mempererar silaturrahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ucapnya.
Bupati Fauzi mendorong bagi yang mapan secara finansial bisa berbagi dengan warga kurang mampu sebagai wujud nyata solidaritas sosial di Sumenep. ”Semoga kita semua kembali fitri dan terus mempererat silaturahmi” imbuhnya. (tif/yan)
Editor : Amin Basiri