Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kapolres Sebut Ledakan Handak Terjadi Setiap Tahun, Saat Masuk Ramadan hingga Jelang Lebaran

Hera Marylia Damayanti • Senin, 9 Maret 2026 | 09:33 WIB

HANCUR: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto memantau langsung kondisi rumah rusak akibat ledakan mercon di Desa Bantelan, Batuputih, Sumenep, Kamis (5/3). (HUMAS POLRES SUMENEP UNTUK JPRM)
HANCUR: Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto memantau langsung kondisi rumah rusak akibat ledakan mercon di Desa Bantelan, Batuputih, Sumenep, Kamis (5/3). (HUMAS POLRES SUMENEP UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Ledakan bahan peledak (handak) di Kabupaten Sumenep terjadi hampir setiap tahun. Rata-rata terjadi saat memasuki Ramadan hingga menjelang Lebaran Idul Fitri.

Terbaru, ledakan handak mercon terjadi di Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, Sumenep, pada Kamis (5/3).

Akibatnya, satu rumah rusak parah dan dua orang mengalami luka serius sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr H Moh. Anwar Sumenep.

Polisi menduga kuat ledakan tersebut berasal dari handak di dalam rumah.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menyatakan, pihak kepolisian berkali-kali mengingatkan masyarakat terkait bahaya mercon. Terutama yang dibuat secara mandiri di rumah.

”Untuk imbauan, sebenarnya sudah kami sampaikan jelang bulan Ramadan,” katanya.

Imbauan rutin dilakukan setiap tahun. Sebab, peristiwa tersebut sering terjadi di wilayah hukum Polres Sumenep.

Harapannya, agar masyarakat memahami bahaya membuat mercon, baik bagi diri sendiri dan orang lain.

”Tanpa adanya pengamanan, akan berakibat fatal, baik pada mereka sendiri dan kepada orang lain,” ujarnya.

Dia menyebut, pola kejadian ledakan handak hampir sama.

Yakni, warga merakit atau menyimpan bahan mercon di rumahnya tanpa standar keamanan yang memadai.

Akibatnya, saat bahan tersulut api atau terkena panas, meledak.

Sebab itu, dia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak memproduksi atau menyimpan bahan mercon secara mandiri.

Sebab, jika meledak, berpotensi merusak rumah warga dan menimbulkan korban jiwa.

”Imbauan kami, masyarakat tidak usah membuat buat mercon ya, karena membahayakan buat dirinya juga orang lain,” tandasnya. (tif/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#handak #Luka Serius #petasan #rumah rusak parah #mercon #polres sumenep #setiap tahun