SUMENEP, RadarMadura.id – Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bahari Sumekar (DBS) III kembali beroperasi.
Padahal, fasilitas transportasi laut yang dikelola PT Sumekar tersebut sempat berhenti berlayar karena beberapa persoalan.
Antara lain, karena adanya masalah konflik internal berkaitan dengan gaji pegawai.
Kemudian, karena adanya penambahan fasilitas berupa pendingin ruangan pada aset yang dikelola badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut.
Plt Direktur Utama PT Sumekar Muhammad Romli menyatakan, KMP yang dikelola perusahaannya kembali melayani penyeberangan antarpulau di Kota Keris. Ada beberapa penambahan fasilitas terhadap kapal tersebut.
Antara lain, untuk meningkatkan kenyamanan para penumpang yang sebelumnya mengeluh panas saat kapal dalam kondisi penuh.
'Hanya penambahan, sesuai dengan keluhan para penumpang, kemarin katanya panas saat kapal penuh, jadi perlu ditambah air conditioner (AC)", terangnya.
Saat kini kapal sudah normal kembali dan sudah mulai berlayar melayani masyarakat kepulauan.
Kapal tersebut melakukan pelayaran sebanyak tiga kali dalam seminggu. Kapal akan melakukan pelayaran tiga kali dalam seminggu, ucapnya.
Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari menyatakan, KMP DBS III sempat menjalani proses maintenance yang cukup panjang.
Antara lain, perbaikan mesin, penambahan fasilitas penunjang penumpang, hingga pengecatan ulang.
Pihaknya tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan dari masyarakat, baik dari segi fasilitas maupun pelayanan. Jangan sampai ada keluhan lagi dari masyarakat, tegasnya.
Baca Juga: Sentra PKL Pasar Kayu Tak Dioperasikan, Rehabilitasi Telan Anggaran Ratusan Juta
Pihaknya juga meminta agar manajemen PT Sumekar terus melakukan pembenahan.
Sehingga, perusahaan pelat merah itu tidak lagi menjadi sorotan setelah sebelumnya tidak membayar gaji puluhan karyawannya.
"Pengelolaannya harus lebih baik ke depan dan harus memberikan pendapatan bagi daerah", pintanya. (tif/jup)
Editor : Amin Basiri