Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan dengan Bersalawat, Bupati-Wabup Perkuat Pembangunan dan Nilai Religius

Hera Marylia Damayanti • Senin, 2 Maret 2026 | 09:18 WIB

KHUSYUK: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam acara Sumenep Bersholawat di sisi timur Taman Pottre Koneng Sumenep, Sabtu (28/2). (MOH. LATIF/JPRM)
KHUSYUK: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dalam acara Sumenep Bersholawat di sisi timur Taman Pottre Koneng Sumenep, Sabtu (28/2). (MOH. LATIF/JPRM)
 

SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar Sumenep Bersholawat pada Sabtu (28/2) malam.

Kegiatan tersebut menjadi refleksi satu tahun kepemimpinan bupati dan wakil bupati, sebagai bentuk rasa syukur sekaligus momentum evaluasi perjalanan pemerintahan.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa kegiatan itu tidak hanya menjadi momentum spiritual untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Tetapi, juga sebagai wujud syukur atas capaian pemerintahan daerah selama satu tahun terakhir.

Menurut dia, refleksi ini menjadi kesempatan untuk meninjau kembali berbagai program dan kebijakan yang telah dijalankan.

Sekaligus menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kinerja pemerintahan ke depan.

”Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama bersyukur atas berbagai capaian yang diraih. Semua itu tidak lepas dari dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat Sumenep,” ujarnya.

Bupati Fauzi menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya menjalankan program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sektor ekonomi, hingga pemberdayaan sumber daya manusia.

Selain itu, pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas sosial serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga menyentuh penguatan moral dan spiritual masyarakat.

RAMAH: Direktur JPRM Abdul Aziz bersama Sekkab Sumenep Agus Dwi Saputra menyerahkan santunan pada anak yatim di sisi timur Taman Pottre Koneng Sumenep, Sabtu (28/2). (MOH. LATIF/JPRM)
RAMAH: Direktur JPRM Abdul Aziz bersama Sekkab Sumenep Agus Dwi Saputra menyerahkan santunan pada anak yatim di sisi timur Taman Pottre Koneng Sumenep, Sabtu (28/2). (MOH. LATIF/JPRM)

”Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh elemen, mulai dari alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan,” jelasnya.

Kegiatan Sumenep Bersholawat tersebut menghadirkan Gus Khoiron Zaini bersama Majelis Pemuda Bersholawat At-Taufik dari Sampang.

Turut hadir dalam kegiatan itu Direktur JPRM Abdul Aziz dan anggota forkopimda, Sekkab Sumenep Agus Dwi Saputra, pimpinan OPD, serta masyarakat umum.

Bupati menambahkan, Sumenep Bersholawat menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Sumenep yang lebih maju dan sejahtera.

”Kami berharap semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal demi kemajuan Sumenep,” tandasnya. (tif/han)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#refleksi #sumenep bersholawat #program pembangunan #Momentum Spiritual #Satu Tahun Kepemimpinan #evaluasi #nilai religius