Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

  UPI Sumenep Fokus Penguatan SDM dan Kerja Sama Internasional

Amin Basiri • Senin, 23 Februari 2026 | 07:50 WIB

KOMPAK: Jajaran petinggi UPI Sumenep, dari kiri Moh. Ridwan, Suhartatik, Asmoni, Moh. Fauzi.
KOMPAK: Jajaran petinggi UPI Sumenep, dari kiri Moh. Ridwan, Suhartatik, Asmoni, Moh. Fauzi.

 

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Pasca penggabungan STKIP PGRI Sumenep dan Akademi Kesehatan Sumenep (AKS) menjadi Universitas PGRI (UPI) Sumenep, kampus tersebut mulai menata ulang berbagai sektor strategis.

Mulai dari tata kelola kelembagaan, penguatan sumber daya manusia (SDM), hingga pengembangan sarana prasarana menjadi program unggulan dalam fase transformasi ini.

Rektor UPI Sumenep Asmoni menjelaskan, langkah awal yang dilakukan adalah penyesuaian struktur organisasi dan tata kelola kelembagaan agar selaras dengan kebutuhan perguruan tinggi berbentuk universitas. Penataan SDM juga menjadi perhatian utama, khususnya peningkatan kualitas dosen.

”Tahun ini kami mendorong dosen untuk melanjutkan studi doktoral (S-3). Saat ini tercatat ada sekitar 23 dosen yang sedang menempuh pendidikan S-3,” terangnya.

Selain itu, kampus juga melakukan pembenahan sarana dan prasarana, termasuk peningkatan layanan perkuliahan dan kelengkapan ruang kelas.

Tahun ini, UPI Sumenep merencanakan pembangunan sport center yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, aktivitas akademik, penyelenggaraan event.

”Fasilitas itu nantinya juga diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan kampus melalui sistem sewa,” jelasnya.

Dalam bidang Tridarma Perguruan Tinggi, UPI Sumenep memfokuskan transformasi akademi pada tiga pilar utama.

Pertama penguatan kurikulum adaptif berbasis Outcome Based Education (OBE) yang terus disesuaikan dengan perkembangan terbaru. Kedua, digitalisasi tata kelola akademik melalui sistem informasi akademik, pemanfaatan cloud center, serta digitalisasi materi perkuliahan.

”Yang ketiga ialah penguatan budaya mutu organisasi, baik di kalangan dosen maupun mahasiswa,” ucapnya.

UPI Sumenep menargetkan, setiap lulusan memiliki kompetensi yang jelas, berkarakter unggul, dan siap menghadapi tantangan global.

Baca Juga: Susut Ratusan Juta, Nominal Bantuan RTLH di Sumenep Tahun Ini

Sejalan dengan visi berdaya saing global, UPI Sumenep juga memperluas kerja sama internasional.

Selain menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi di Malaysia dan Jepang, dalam waktu dekat UPI berencana membuka kerja sama dengan Arab Saudi, khususnya di Makkah dan Madinah.

”Selama ini mahasiswa UPI Sumenep telah mengikuti program magang di Malaysia, termasuk di KBRI dan kelompok belajar masyarakat Indonesia di sana.

Kedepan, program pengabdian dosen dan mahasiswa juga akan diperluas hingga ke Arab Saudi dalam bidang pendidikan, pengajaran, pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Asmoni menambahkan, saat ini UPI Sumenep memiliki dua fakultas. Yakni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan tujuh program studi.

Perinciannya, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (terakreditasi unggul), Pendidikan Jasmani, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan (PPKN), serta Pendidikan Anak Usia Dini.

Fakultas kedua adalah Sains dan Kesehatan (Sainkes) yang memiliki empat program studi. Yakni, Sistem Informasi, Informatika, Ilmu Keolahragaan, dan D-3 Farmasi. Program-program tersebut kata Asmoni dinilai memiliki peluang kerja yang cukup tinggi bagi lulusan.

Untuk jenjang sarjana, pihak kampus belum merencanakan penambahan program studi baru. ”Namun, ke depan UPI Sumenep menargetkan pembukaan program pascasarjana dan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebagai bagian dari penguatan institusi,” tandasnya. (tif/han)

Editor : Amin Basiri
#UPI Sumenep #Kelembagaan #kampus