Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Polisi Periksa Pelapor Kasus Dugaan Pencabulan Balita di Kecamatan Ganding

Amin Basiri • Jumat, 6 Februari 2026 | 11:26 WIB
Foto oleh Deon Blackdi Pexels
Foto oleh Deon Blackdi Pexels

SUMENEP, RadarMadura.id – Penanganan perkara dugaan pelecehan seksual yang melibatkan balita di Kecamatan Ganding belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Sebab, saat ini masih berkutat pada pemeriksaan saksi-saksi. Infor terbaru, polisi telah selesai meminta keterangan keluarga korban.

S (inisial) selaku ayah korban kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) mengaku sudah dimintai keterangan oleh polisi.

Beberapa anggota keluarganya juga telah diperiksa polisi. ”Saya dimintai keterangan oleh polisi sekitar 10 hari yang lalu,” katanya.

S menuturkan, sampai sekarang Satreskrim Polres Sumenep masih mendalami kasus tersebut. ”Kalau mengenai terduga pelaku, saya sendiri kurang paham apakah sudah dimintai keterangan atau tidak. Yang saya ketahui baru dari pihak pelapor yang dimintai keterangan,” ucap pria 39 tahun itu.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Agus Rusdianto belum bisa dimintai keterangan lebih terperinci berkenaan dengan perkembangan kasus tersebut.

Termasuk perihal terduga pelaku yang sampai saat ini belum diringkus. Sebab, saat dihubungi melalui nomor handphone-nya, yang bersangkutan tidak merespons.

Sekadar diketahui, korban kasus ini bernisial F dan masih berusia empat tahun. Sedangkan terduga pelaku merupakan salah satu pelajar madrasah tsanawiyah (MTs) berinisial MH.

Kasus tersebut resmi dilaporkan ke Polres Sumenep oleh ayah korban dan teregister dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/11/2026/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur tertanggal 10 Januari 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, peristiwa yang mengejutkan publik itu terjadi pada Rabu (24/12/2025) sekitar pukul 15.00.

Lokasinya di rumah terduga pelaku. Selama ini F tinggal bersama sang nenek karena kedua orang tuanya merantau ke Jakarta. (iqb/yan)

Editor : Amin Basiri
#sumenep #kasus #pencabulan