SUMENEP, RadarMadura.id – Pemkab Sumenep menaikkan target investasi 2026. Padahal, tahun lalu target investasi tidak tercapai.
Tahun ini, target investasi Rp 2,9 triliun, naik dari tahun sebelumnya senilai Rp 2,8 triliun.
Kepala Bidang Penanaman Modal, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep Herman Haryanto mengakui jika target investasi 2025 tidak tercapai.
Dari target Rp 2,8 triliun hanya terealisasi Rp 2,6 triliun.
”Realisasi investasi tahun 2025 mencapai 93 persen dari target,” katanya.
Dia mengungkapkan, banyak faktor yang menyebabkan target tak tercapai. Salah satunya karena nilai investasi dari sektor migas menurun.
Hal itu dipicu situasi yang kurang kondusif. ”Intinya banyak faktor yang mempengaruhi,” ungkapnya.
Berbeda dengan realisasi investasi 2024. Herman membeberkan, nilai investasi saat itu melampaui target.
Dari target Rp 2,5 triliun terealisasi Rp 2,7 triliun. Hal itu juga menjadi dasar dalam menentukan target investasi.
Herman mengutarakan, tahun ini kenaikan target investasi dihitung dari potensi investasi di Kota Keris. Hal itu bisa bersumber dari sektor migas, pelaku usaha dan yang lainnya.
Dia berjanji akan mengupayakan agar target tersebut bisa dicapai. Pihaknya akan memaksimalkan sejumlah program yang sudah dijalankan.
Termasuk meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait. ”Mudah-mudahan target tahun ini tercapai,” harapnya. (iqb/bil)
Editor : Amin Basiri