SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali kecipratan dana alokasi khusus (DAK).
Anggaran sebesar Rp 8,6 miliar dialokasikan untuk rekonstruksi jalan di Pulau Kangean. Yakni untuk ruas jalan Pabian–Kangayan.
Proyek miliaran tersebut dimenangkan CV Geometrik Jaya Utama. Rekanan asal Kabupaten Lamongan tersebut menawar dengan harga Rp 8.405.773.406. Saat ini, tahapan proyek tersebut sedang masa sanggah.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep Salamet Supriyadi mengatakan, tahun ini terdapat proyek rekonstruksi jalan di Pulau Kangean.
Paket kegiatan ini merupakan kelanjutan dari proyek tahun sebelumnya.
”Iya, di Pulau Kangean memang ada proyek jalan yang dananya bersumber dari DAK,” katanya.
Supriyadi menyampaikan, lelang proyek dilakukan lebih awal agar pekerjaan bisa segera digarap. Saat ini, tahapan tender hampir selesai.
”Proyeknya masih tahapan lelang. Tahapannya masih masa sanggah,” tuturnya.
Terpisah, anggota Komisi III DPRD Sumenep Wahyudi menilai, pembangunan jalan di Pulau Kangean bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi ikhtiar membuka harapan dan masa depan bagi masyarakat kepulauan.
”Jalan yang layak akan memperlancar mobilitas warga serta membuka peluang ekonomi yang selama ini terhambat karena terisolasi,” ucapnya.
Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, banyak potensi yang bisa dikelola di Pulau Kangean seperti sumber daya alam, budaya, dan sumber daya manusia. Tanpa infrastruktur yang memadai, potensi itu sulit berkembang.
Karena itu, pembangunan jalan adalah fondasi penting dalam pemerataan pembangunan, keadilan wilayah, dan kesejahteraan masyarakat kepulauan.
Pihaknya mendukung penuh rencana pembangunan jalan di Kepulauan Kangean dengan prinsip keberlanjutan, transparansi, dan melibatkan masyarakat lokal.
”Jalan ini bukan hanya menghubungkan desa ke desa, tetapi menghubungkan Kangean dengan kemajuan. Kami di DPRD akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kepulauan,” ucap Wahyudi.
Dia meminta agar proyek pembangunan dikerjakan dengan maksimal agar bisa memberikan dampak jangka panjang untuk masyarakat setempat. ”Saya harap dikerjakan dengan bagus,” harapnya. (iqb/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti