Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Konsumen Kesulitan Mendapat Solar, Kuota BBM di Sumenep Mulai Menipis

Amin Basiri • Kamis, 25 Desember 2025 | 13:36 WIB
SEPI: Kendaraan angkutan berada di area SPBU 53.694.10 yang berlokasi di Jalan Raya Lenteng, Kecamatan Batuan, Rabu (24/12).
SEPI: Kendaraan angkutan berada di area SPBU 53.694.10 yang berlokasi di Jalan Raya Lenteng, Kecamatan Batuan, Rabu (24/12).

SUMENEP, RadarMadura.id - Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar dikeluhkan.

Sebab, di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Sumenep kerap kosong. 

Habib, salah satu sopir asal Kecamatan Manding mengaku sempat kesulitan mendapat solar.

Sehingga, dirinya harus mendatangi beberapa SPBU untuk mendapatkan bahan bakar untuk kendaraannya. 

Kalaupun mendapatkan SPBU yang solarnya tersedia, pasti antreannya panjang. Tetapi, karena butuh, kami tetap harus rela antre, ujarnya kemarin (24/12).

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Sumenep Dadang Dedy Iskandar menyatakan, ketersediaan BBM bersusidi masih aman.

Baik jenis solar maupun pertalite. Namun, dia mengakui kuotanya sudah mulai menipis.

Kuota BBM jenis solar untuk Kabupaten Sumenep adalah 44.047 kiloliter (kl).

Sementara yang telah disalurkan 38.850 kl atau sekitar 95 persen. Sehingga, sisa kuota hanya sekitar 5.197 kl atau 5 persen, katanya.

Sementara kuota BBM bersubsidi jenis pertalite adalah 75.296 kl. Sedangkan realisasinya 64.398 kl atau sekitar 90 persen.

Dengan demikian, kuota pertalite yang belum terserap hanya tinggal 10.998 kl atau 10 persen.

Dadang mengeklaim, BBM bersubsidi masih cukup hingga akhir 2025. Kita pastikan akan tersedia hingga akhir tahun ini, tegasnya. (iqb/jup)

Editor : Amin Basiri
#BBM #sumenep #spbu